Gowes to Waterblow

Om dodik, arie berangkat sekarang, ditunggu yaaaaa”,.

Begitulah kira kira sms yang diriku kirim ke Om Dodik untuk mengkonfirmasi ikut gowes ke Nusa Dua sore itu, tepat ketika waktu menunjukkan pukul 3.30pm waktu setempat πŸ™‚

Setelah semua persiapan selesai …..

Pukul 3.45, diriku dan dirinya mulai mengayuh sepeda dari rumah menuju ke tempat kami biasa berkumpul (Patung Ngurah Rai deket Bandara). Dibilangan By Pass angin bertiup cukup kencang, ditambah kendaraan yang larinya pada ngebut semuanya, cukup membuat kami mengayuh sepeda dengan extra power.

45 menit berselang akhirnya kami bertemu dengan teman teman seperjuangan haiyahhh gubrakkkkkk!

Basa basi bentar, berdoa dan here we goes .. kita siap berangkat menuju WATERBLOW – NUSA DUA ……

Tak kurang dari 20 bikers ikut dalam gowes kali ini ada Om Dodik, Om Rusli, Om Drajat, Om Wayan, temennya Om Wayan (karena bajunya sama euy), Roland, Khrisna, Ariska sama Cece lagi satu aduhh aku lupa namanya, Om Putu, trus Sanur team lagi satu orang & Om yang pake sepeda kek tango (dua duanya aku lupa kenalan πŸ˜€), Arief, Alex, Ridwan, Awan, Febry, Om Wijan, Yanuar dan Arie hehehehehe genap 20 orang kan πŸ˜€

all set

45 menit gowes, akhirnya nyampe juga di Waterblow, cuma sayang waternya nggak bener bener ngeblow, kemarin itu laut anteng sekali jadi ombaknya nggak gede gede banget.Β  But … secara garis besar pemandangan laut sore itu benar benar indah … aku suka πŸ™‚

15 menit menikmati pemandangan membuat kami tersadar, bahwa ada beberapa dari kami belum keliatan batang hidungnya. Usut punya usut ternyata alex, roland, khrisna dan temannya mengalami musibah ban bocor πŸ˜€ dan kami pun menunggu mereka dengan senang hati.

Setelah sejam lebih penantian, akhirnya mereka datang juga … Alex menjadi teman sejati mereka dalam musibah πŸ˜€ soale dia jadi sweaper hari itu so kudu menjaga dan mengawasi yang baru join hehehehehehe .. setelah bercerita tentang kemalangan yang menimpa, kami pun bernarsis ria …

Langit sudah mulai memerah, senja mulai menghilang … itu berarti saatnya untuk kita kembali pulang. Satu-satu mulai menghilang. Om Drajat gowes paling depan dan udah nggak keliatan bayangannya, Om Wijan yang gowes dibelakangnya udah duluan belok kiri menuju rumahnya, Arief dan Ridwan barengan gowesnya sepertinya mereka barengan ke tempatnya Aswar yang lainnya entah sampai dimana ….

Aku, Yanuar dan Awan memutuskan untuk berhenti sejenak mengisi perut yang keroncongan. Kami pun sepakat mampir di Warung Pojok dibilangan By Pass (sebelum PT. Sampoerna). Kami menikmati nasi campur dan segelas minuman dingin. Harganya masih bisa disesuaikan dengan kantong. Warung ini juga menyajikan hidangan Chinese Food, Seafood, Rawon dan Soto. Minumannya ada soft drink, aneka es, aneka juice dan Jahe Merah. FYI, ni warung nggak mau kalah sama McD, KFC or warung minang, karena ni warung open 24 jam πŸ˜€

Setelah perut terasa nyaman gowes pun kami lanjutkan. Melewati By Pass – Pesanggaran – Sesetan – Sidakarya- Batang Hari – Yeh Aya …. akhirnya sampai juga di rumah ketika waktu menunjukkan pukul 9.10pm bagosssss!!!!!!

Hmmm ….. ternyata gowes kali ini adalah gowes terjauh diawal tahun.

Senang?! tentu saja …. bertemu teman dan bercanda ria, kebersamaan, itu hal yang paling kusuka. πŸ™‚

Capek?! tentu tidak …. rasa senang mengalahkan rasa capek yang ada hohohohoho :p

NEXT nyepedah bareng lagi nyokkkkkk! πŸ˜€

Cycling For Dengue

Minggu, 26 Oktober 2008, dalam rangka memperingati Hari jadi Rumah Sakit Sanglah yang ke-49 , SANDAT Cycling Club (club sepeda rumah sakit sanglah) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kota Madya Denpasar mengadakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) guna mengurangi kasus demam berdarah di Kota Denpasar, yang dikemas dalam kegiatan Cycling for Dengue.

Cycling for Dengue, kegiatan pemberantasan sarang nyamuk, dimana para pesepeda masuk ke rumah rumah penduduk untuk mengadakan pemeriksaan di setiap tempat yang berpeluang bagi nyamuk untuk berkembang biak.

Untuk Cycling for Dengue kali ini, difokuskan pada daerah Panjer dan sekitarnya. Kenapa daerah ini ? 50% kasus demam berdarah terjadi di denpasar dan daerah panjer inilah yang memiliki kasus paling tinggi diantara daerah daerah lainnya.

Dan saya bersama teman teman, membawa nama B2W ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Jam 6 pagi liwat dikit (15 menitan gitu deh) kami sudah berkumpul di parkiran rumah sakit. Tidak hanya kami disana, ada juga peserta dari berbagai club sepeda di denpasar antara lain Betty Cycling Club,Β  SESAPI, LELASAN, DALLAS, TTM, McD Cycling Club, Para pesepeda ONTEL, anak anak Kebidanan, anak anak STIKES dan lain lain (aku lupa siapa lagi :D)

Setelah acara pembukaan dan sambutan sambutan dari pihak yang terkait, Kegiatan pun di mulai.

Pertama bersepeda santai melewati jalan di ponegoro kemudian serma apa yah namanya (sebelum genteng biru belok kanan yang tembus Santo yoseph) trus Sudirman (dikit) belok kanan menuju renon trus setelah samsat belok kanan tembus Tukad Musi trus belok kanan tukad yeh aya tukad pakerisan trus setelah kuburan belok kiri ketemu pasar dan terakhir ketemu Wantilan.

Disini (baca : wantilan) diberikan pengarahan bagi para JUMANTIK alias JUru peMANtau jenTIK, dan para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Kebetulan B2W,BETTY dan DALLAS mendapat PSN di daerah Banjar Sasih Panjer, disekitar jalan tukad yeh aya sampai dengan tukad batang hari.

Tiap jumantik dibekali dengan Formulir pemantauan dan wajib memeriksa 5 rumah atau 5 Kepala Keluarga. Selain itu jumantik juga harus membawa senter untuk memeriksa jentik jentik nyamuk nakal yang ada di penampungan air tiap rumah tersebut. Dan tidak lupa membawa beberapa bungkus abate yang dibagi-bagikan di setiap rumah yang telah dan diperiksa. Sebagai tanda bukti pemeriksaan, peserta wajib menempelkan tanda “ALREADY CHECK” di tempat yang mudah dilihat tanpa mengurangi keindahan rumah tersebut.

Tidak hanya misi sosial saja yang dilakukan dalam kegiatan ini, permainan mencari jejak pun diadakan, dimana setiap jejak yang ada akan menuntun peserta untuk mendapatkan door prize yang disediakan. Door Prize jejak sandat kali ini adalah 2 buah sepeda gunung, 1 buah TV dan 1 buah lemari es. tuhh lumayan kan secara ini acara gratisannnnnn πŸ˜€

Setelah menghabiskan waktu kurang lebih satu setengah jam untuk menyelesaikan misi tersebut, kami pun kembali menuju ke rumah sakit sanglah dan berkumpul dengan teman teman yang lainnya. Tiba disana, nasi bungkus dan minuman dingin sudah menanti, and sarapan diparkiran pun dimulai. Menunya Nasi Jinggo porsi Jumbo dengan sambal super pedasss dan sebotol minuman isotonik bervitamin:D

Sungguh nikmat. Makan bersama, bersenda gurau, berkelakar ria sambil mendengarkan pengumuman pemenang hadiah hiburan ada payung, boneka, tas pinggang dan sebungkus kopi merk yang nggak aku kenal πŸ˜€

Waktu menunjukkan pukul 11 ketika panitia menyatakan kegiatan ini sudah selesai *halah*

Dan kami pun beramai ramai beriringan kembali menuju rumah masing masing tentu saja dengan mengayuh sepeda yang menemani. eitss sebelum itu Narsis dulu ahhhhhh ….

Inilah green warrior team yang ikut kegiatan ini dengan membawa nama B2W

Yang berdiri (kika) : Simon, Bapak dari McD Cycling Club (aku nggak tau namanya), Andreas, Awan, Yanuar, Om Adi, Om Taufik, Citra STIKOM

Yang lesehan (kika) : Pak Made McD, Opie -Jakarta Post, Om Arief, Arie (itu akyu :P), Om Dodik, Om Ajie, Intan – Jakarta Post, Om Sonny, Temennya Om Ajie (nggak kenalan), Om Made – Paradise Bali

B2W Day – Let’s Act Beyond Green

today is BIke to Work Day …

Di Jakarta para B2W-ers bersepeda dibundaran HI bersama andi malarangeng dan kemudian berangkat ke tempat kerja masing masing. Di Bali juga merayakan loh … acara dipusatkan di Denpasar

Bertempat di areal parkir Dunkin Donuts, para bikers berkumpul dan menyiapkan diri untuk kegiatan B2W day. Kaos B2W day yang merupakan bingkisan dari B2W pusat di hari ulang tahun B2W yang ke-3 ini pun dibagi bagikan kepada para bikers yang ikut memeriahkan acara ini.Β  Setelah briefing sebentar, aksi pembagian selebaran B2W kepada para pengendara kendaraan roda dua dan roda empat pun dilancarkan …. mobile banner pun dijalankan dengan tema Bike To Work, WHY NOT ?

Pukul 7.15 kami lanjutkan dengan acara gowes santai di seputaran kota Denpasar. Menyusuri jalan Pulau Buton – Sanglah – Diponegoro sampai pertigaan suci menuju Sutoyo – Sudirman – Raya Puputan renon dan berakhir di Monumen Bajrasandi. Bernarsis ria bersama kawan kawan semuanyaΒ  πŸ˜€

Waktu menunjukkan pukul 8.00 ini berarti saya dan teman teman harus berangkat ke tempat kerja masing masing. Untuk pertama kalinya saya tidak sendirian mengayuh sepeda menuju ke kantor. Ada Om Aji, Om Rochmad, Om Taufik, Om Adi, Om Gianta dan Om Jana yang gowes searah. Asyik ada yang diajak ngobrol selama perjalanan, jadi nggak terasa jauhnya jarak dan capeknya πŸ˜›

Selamat ulang tahun B2W …. tetap gowes, tetap sehat, tetap semangat *nyungsep dulu ah*

Ceria @ SimpatiZone Biking Adventure

Simpatizone Biking Adventure merupakan event yang diadakan untuk memperingati Seabad Kebangkitan Nasional Republik Indonesia. Diadakan dibeberapa Kota di Indonesia antara lain Bandung, Jambi, Malang, Makasar, dan Bali.

Biking adventure di Bali merupakan series terakhir dari SimpatiZone Biking Adventure. Dan sudah dilaksanakan tanggal 24 Agustus lalu.

*team green warrior -B2W*

Saya dan temen temen green warrior dengan membawa nama B2W ikut meramaikan acara ini. Dan bukan hanya kami saja, ada lebih dari 400 bikers ikut menceriakan acara ini. Club club sepeda juga banyak yang ikut serta. Ada dari PBCC (Polda Bali), Bali Free Ride, Dalas, Lelasan, Highlander, Satak, Sandat, dan banyak lagi yang lainnya.

*rice field*

Rute FUN BIKE yang kita tempuh sekitar 20 KM. Start dari Puspem Badung-Sempidi kemudian ke arah Utara melewati persawahan-jalan raya di desa kecil-bendungan -finish kembali di Puspem Badung – Sempidi. Lumayan treknya asyik, apalagi menjajalnya rame rame kek kemarin …. aseli capeknya nggak berasa …adanya senang, syenang dan cenangggggg πŸ˜€

*para narsis ndesois*

Selesai Fun Bike, acara door prize pun dimulai. Door prizenya banyak antara lain bingkisan dari Telkomsel (SimpatiZone), Sepeda, Helm Bersepeda, Handphone, dan Televisi … tuhh asyik asyik kan door prizenya πŸ™‚ dan salah satu dari temen kami mendapatkan Handphone Ericson …. katanya mau dijual tuh, ada yang berminat ????? hehehehehe πŸ˜€

*Om Dodik in Action*

Trus ada juga lomba Junior XC untuk biker usia 16 – 25 Tahun & Exhibition untuk biker 25 tahun keatas. Rutenya dibuat diareal puspem badung, untuk Junior XC 6x Putaran dan Untuk Exhibition 5x putaran. Satu kali putaran kurang lebih menemmpuh jarak 1KM, jadi silahkan bayangin sendiri gemana capeknya habis Fun Bike 20 KM trus ikut itu lomba πŸ˜€ Om Dodik, Om Aji, Om Arief, Om Sony dan Om Yusron … monggo di share pengalamannya ?! capek tidak ?! πŸ˜€

Untuk Junior XC ambil 3 pemenang pertama untuk kemudian dikirim ke Jakarta mengikuti FINAL Junior XC disana. Semua biaya tiket dan akomodasi ditanggung oleh SimpatiZone *waaaaa asyik yahhhh mau donggg – mupeng*

*Bali BMX Club in Action*

Nggak Hanya itu aja, acara ini juga dimeriahkan oleh Bali BMX Club, yang mempertontonkan aksi BMX free style mereka dengan ciamik. Aksi mereka ini bener bener sukses membuat para bikers yang ada disana berdecak kagum dan memberikan aplaus yang meriah. *nyungsep ah*

Pukul 11.30 WITA acara pun selesai. Semua kembali ke rumah masing masing. Saya dan teman teman gowes kembali menuju rumah. Di tengah jalan berhenti sejenak menikmati Tipat cantok dan es kolak sebagai pengganjal perut yang sudah keroncongan hehehehehe

Thanks to Telkomsel SimpatiZone atas acara yang diselenggarakan ini, Taon depan buat lagi yahhhh jangan lupa Bali dimasukan ke dalam listnya juga πŸ™‚ Makasi buat temen temen bikers semuanyaaaaaaa …. tetep gowes tetep sehat ettep semangatttttttttt

Let’s Bike to Work

sekelumit tentang B2W (Bike to Work)
Bike to Work apaan sih?

Bike to Work (B2W) adalah Bersepeda ke Tempat Kerja, sepeda bisa menjadi kendaraan utama atau alternatif yang menyenangkan dan menguntungkan bagi penggunanya serta memberi manfaat untuk lingkungan juga.

Picture http://www.streetsblog.org/

Mengapa harus ber-Bike to Work?


1. Bike to Work adalah berolahraga.
Sibuknya rutinitas dalam mencari nafkah terkadang melupakan pentingnya olahraga. Dengan bersepeda otomatis sistem tubuh bekerja optimal. Bersepeda secara rutin juga dapat merangsang kerja jantung, melancarkan sirkulasi darah, melancarkan aliran oksigen ke paru-paru dan otak, mengurangi timbunan lemak, dan juga mengencangkan otot. Tidak seperti olahraga lain yang butuh waktu khusus untuk mengerjakannya, olahraga bersepeda dapat dilakukan sambil pergi ke kantor.


2. Bike to Work adalah hidup sehat.
Dengan berolahraga bersepeda sudah barang tentu membuat hidup sehat. Bersepeda juga bisa mengurangi stress yang diakibatkan kemacetan lalu lintas, berdiet secara tak langsung, dan membuat pola istirahat jadi teratur.
Tapi apakah polusi udara yang dihirup di jalanan bikin hidup sehat? Ya tentu tidak, polusi tetap jadi ancaman tubuh yang rentan terhadap penyakit. Namun menurut praktisi kesehatan dari negara bagian Victoria, Dr. Jan Garrard menegaskan bahwa pengendara sepeda lebih mampu bertahan dari polusi udara karena kegiatan fisik yang dilakukannya menaikkan sistem kekebalan tubuh. Sebuah penelitian di Australia yang dipublikasikan di Health Promotion Journal of Australia menemukan fakta bahwa pengendara sepeda motor adalah penikmat polusi yang paling tinggi dibanding pengguna jalan lainnya. Sedangkan pengendara sepeda adalah penikmat polusi terendah di jalan raya, meskipun pengendara sepeda menghirup udara 3x lebih banyak. Ada banyak cara mengurangi polusi yang masuk ke dalam tubuh yaitu dengan menggunakan masker atau mencari jalan pintas yang jarang dilalui kendaraan bermotor.


3. Bike to Work adalah berhemat.
Ya, hemat ongkos, hemat BBM, & hemat biaya perawatan kendaraan. Tapi kan bersepeda melelahkan? Iya, olahraga lainnya juga untuk awalnya pasti melelahkan tapi kalau sudah teratur menjadi aktifitas yang menyenangkan.
Yang penting dalam bersepeda sediakan selalu air minum yang cukup agar tidak terkena dehidrasi. Lebih baik air mineral karena lebih murah dan lebih sehat. Air minum diperlukan sebagai bahan bakar tubuh.


4. Bike to Work is FUN
Dengan ber-Bike to Work banyak kesenangan yang kita dapatkan. Ada kepuasan tersendiri bisa meliuk-liuk di padatnya lalu lintas (tapi tetap hati-hati). Apalagi kalau bertemu dengan sesama pengendara sepeda seperti bertemu dengan saudara sendiri. Di perjalanan bisa dipastikan Anda menjadi pusat perhatian, ya paling tidak ada yang memperhatikan Anda deh :. Begitu Anda sampai di kantor, ada aja komentar yang dilontarkan, mulai dari sebutan gila, aneh, busyet, salut, kagum, hebat, dan lainnya… Pokoknya asyik deh.. Asal pakai helm dan kacamata hitam bersepeda setidaknya meningkatkan rasa percaya diri dan siap-siap dikenal di lingkungan tempat kerja

*nyomot dari milist B2W*

Gowes – Inspection – Gowes = Asyik Dech

Kemarin diriku seharian tidak di opis, tidak mantengi komputer dan tidak menikamti kehidupan di dunia maya *halah* secara kemarin itu diriku dan diri mereka (Mbok Yanti as a Guide and Ms Jeong Mi Hee as a VIP Guest from Busan Agent) berkeliling keliling villa for doing Inspection. Schedule-nya kita meng-inspeksi 10 Villas, 7 Villas di daerah Seminyak dan Kerobokan 3 Villas di Sanur area. Janji sama guide ketemu di opis jam 8.30 dan janjian ketemu sama tamu di lobby Hard Rock Hotel jam 9 pagi.

Alhasil, pagi pagi diriku sudah bersiap siap. Nyipain baju, nyiapin perlengkapan mandi, nyipain helm, handwarmer, botol minum dan nyiapin sepeda *Wo makaci ya udah buat itu sepeda jadi kinclong* begitu selesai semuanya diriku pun ready to go bersama si kuning yang berwajah baru karena ditambahkan stiker bike to work pada bodynya *makaci adek* jadi tambah pede aja gowes tu sepeda πŸ˜€

30 Menit ngegowes tibalah diriku di opis, cepet cepet deh ngelap keringat yang bercucuran trus berberes dikamar mandi. On time 8.30 am sudah ready go to Hard Rock Hotel. Tiba di Hard rock 8.20 am, nunggu bentar di Lobby, akhirnya itu tamu nongol juga.

Inspection pertama itu di Hardrock, liat Deluxe Pool nya, main pool, Gym, restaurant, center stage trus foto foto trus selesai dah, trus lanjut ke jadwal selanjutnya. Inspecition ke Sun Island Boutique Villa, Anantara Seminyak, Sofitel Seminyak, The Amasya, The Kunja VIlla dan terakhir untuk di Seminyak – Kerobokan Area kita meng-inspeksi Jays Villa – villa baru di tegal cupek dan belum soft or grand opening.

Waktu menunjukkan pukul 2.00pm ketika makanan yang kita pesan untuk lunch ready untuk disantap. Lunch kali ini mencoba masakan di R.AJA’s restaurant di dekat Supermarket Bintang – Seminyak Area. Makanan yang dipesan Indonesian mixed satay 2 porsi including nasi (boleh milih nasi putih or nasi goreng), 1 Nasi Goreng Ayam, 2 Nasi Goreng Seafood Hot Plate, untuk minumnya pesan 1 Diet Coke, 1 Ice Tea, 1 Ice Chocolate Milk, 1 Hot Tea. Soal rasa, makanan di R.AJA’s resto ini lumayan enak, kalo untuk minumnya kurang begitu menggoda secara nggak berasa manis sama sekali πŸ˜€ soal harga menghabiskan dana sebesar 235.400 rupiah, silahkan dinilai itu harga murah apa tidak ???? πŸ˜€

Next pukul 3.00pm meluncur ke daerah sanur, kembali melaksanakan tugas melihat lihat dan menginjak injak bumi (baca: jalan jalan) di villa punya orang. Sanur area kita mengunjungi Parigata Spa Villas yang kolam renangnya kecil banget, keknya hanya cukup buat berendam saja, trus Aston Legend, trus Mahapala VIlla – villa baru disebelah Hotel Inna Shindu yang baru dibuka maret kemarin.

Selesai Inspection, perjalanan dilanjutkan menuju Lavender Hotel & Spa di daerah by pass ngurah rai sana. Dulunya hotel namanya perdana dadi tapi sekarang sudah ganti nama jadi Lavender Hotel & Spa. VIP guest menikmati 2 Hrs aroma oil massage setelah seharian jalan jalan, saya dan guide kecipratan juga. Karena staffnya baik hati dan bermurah hati, kami juga dapat 1 Hr Foot Massage. Seneng juga itung itung pelemasan otot setelah jalan jalan dan bersiap siap untuk gowes pulang ke rumah.

Pukul 6.30 pm nyampe juga daku di opis. Buru buru dech ganti baju trus ngacir bareng si kuning di kegelapan malam. Si kuning belum punya mata yang bercahaya, jadi kalo dibawa night riding rada rada ngeri juga. Habis jalanan nggak terlihat jelas, ditambah lagi lampu lampu jalan ada yang matek udah dech extra keras ini mata bekerja untuk berkonsentrasi biar nggak nyemplung di lubang dan parit parit kecil di pinggir jalan.

*Sigh* perjalanan yang melelahkan tapi mengasyikkan dan menyenangkan. Apalagi ditengah perjalanan terima telpon kalo dijemput dan ditungguin di daerah kerta petasikan sana … *thanks a lot my dear* hiyaaaaa bener bener hari yang menyenangkannnnnnnn !!!!! πŸ™‚

RUMUS OF THE DAY : Gowes + Inspection + Gowes lagi = Asyik Dechhhhhhh πŸ˜€

“pagiharinyabersepedadibypassmakimakisedantengilyangmainnyeruduksaja”