Save Our Rupiah

Krisis global membuat nilai tukar rupiah smakin melemah. Sampai saat menulis ini nilai tukar per 1 dollar sudah mencapai angka 11.400 rupiah. Sangat anjlok dibandingkan dengan minggu lalu yang bertengger di kisaran 9.800 rupiah per dollarnya.

Kalo sudah begini, apa yang bisa kita lakukan???

  1. Yang mempunyai deposito bertahanlah dengan deposito anda. Jangan ambil uang anda dari bank. Jika anda ikut ikutan mencairkan dana anda maka akan terjadi bank rush, dan krisis keuangan akan semakin parah.
  2. Yang memiliki saham dan turunannya, jangan menjual saham dan derivasinya. Jika anda ikut ikutan menjual saham dan turunannya, maka harga saham akan semakin ambruk, dan krisis akan sungguh terjadi semakin parah
  3. Jangan ikut ikutan memborong dolar. Jika anda ikut ikutan memborong dolar, maka harga dolar akan semakin tinggi dan rupiah semakin terpuruk. Harga barang impor akan semakin mahal, dan inflasi dalam negeri akan semakin menggila.
  4. Jangan panik. Jika anda tidak panik, maka krisis akan cepat berlalu. Perekonomian akan cepat pulih. Harga saham akan cepat rebound. Dolar akan cepat menyesuaikan diri pada kurs yang rasional.

LET’S SAVE OUR RUPIAH ….. perbanyak transaksi dengan rupiah sehingga akan membantu memperkuat nilai mata uang kita terhadap mata uang asing … dan yang paling mudah adalah gunakanlah produk dalam negeri semaksimal mungkin.

sumber:dari berbagai sumber 😀

Advertisements

Cycling For Dengue

Minggu, 26 Oktober 2008, dalam rangka memperingati Hari jadi Rumah Sakit Sanglah yang ke-49 , SANDAT Cycling Club (club sepeda rumah sakit sanglah) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kota Madya Denpasar mengadakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) guna mengurangi kasus demam berdarah di Kota Denpasar, yang dikemas dalam kegiatan Cycling for Dengue.

Cycling for Dengue, kegiatan pemberantasan sarang nyamuk, dimana para pesepeda masuk ke rumah rumah penduduk untuk mengadakan pemeriksaan di setiap tempat yang berpeluang bagi nyamuk untuk berkembang biak.

Untuk Cycling for Dengue kali ini, difokuskan pada daerah Panjer dan sekitarnya. Kenapa daerah ini ? 50% kasus demam berdarah terjadi di denpasar dan daerah panjer inilah yang memiliki kasus paling tinggi diantara daerah daerah lainnya.

Dan saya bersama teman teman, membawa nama B2W ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Jam 6 pagi liwat dikit (15 menitan gitu deh) kami sudah berkumpul di parkiran rumah sakit. Tidak hanya kami disana, ada juga peserta dari berbagai club sepeda di denpasar antara lain Betty Cycling Club,  SESAPI, LELASAN, DALLAS, TTM, McD Cycling Club, Para pesepeda ONTEL, anak anak Kebidanan, anak anak STIKES dan lain lain (aku lupa siapa lagi :D)

Setelah acara pembukaan dan sambutan sambutan dari pihak yang terkait, Kegiatan pun di mulai.

Pertama bersepeda santai melewati jalan di ponegoro kemudian serma apa yah namanya (sebelum genteng biru belok kanan yang tembus Santo yoseph) trus Sudirman (dikit) belok kanan menuju renon trus setelah samsat belok kanan tembus Tukad Musi trus belok kanan tukad yeh aya tukad pakerisan trus setelah kuburan belok kiri ketemu pasar dan terakhir ketemu Wantilan.

Disini (baca : wantilan) diberikan pengarahan bagi para JUMANTIK alias JUru peMANtau jenTIK, dan para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Kebetulan B2W,BETTY dan DALLAS mendapat PSN di daerah Banjar Sasih Panjer, disekitar jalan tukad yeh aya sampai dengan tukad batang hari.

Tiap jumantik dibekali dengan Formulir pemantauan dan wajib memeriksa 5 rumah atau 5 Kepala Keluarga. Selain itu jumantik juga harus membawa senter untuk memeriksa jentik jentik nyamuk nakal yang ada di penampungan air tiap rumah tersebut. Dan tidak lupa membawa beberapa bungkus abate yang dibagi-bagikan di setiap rumah yang telah dan diperiksa. Sebagai tanda bukti pemeriksaan, peserta wajib menempelkan tanda “ALREADY CHECK” di tempat yang mudah dilihat tanpa mengurangi keindahan rumah tersebut.

Tidak hanya misi sosial saja yang dilakukan dalam kegiatan ini, permainan mencari jejak pun diadakan, dimana setiap jejak yang ada akan menuntun peserta untuk mendapatkan door prize yang disediakan. Door Prize jejak sandat kali ini adalah 2 buah sepeda gunung, 1 buah TV dan 1 buah lemari es. tuhh lumayan kan secara ini acara gratisannnnnn 😀

Setelah menghabiskan waktu kurang lebih satu setengah jam untuk menyelesaikan misi tersebut, kami pun kembali menuju ke rumah sakit sanglah dan berkumpul dengan teman teman yang lainnya. Tiba disana, nasi bungkus dan minuman dingin sudah menanti, and sarapan diparkiran pun dimulai. Menunya Nasi Jinggo porsi Jumbo dengan sambal super pedasss dan sebotol minuman isotonik bervitamin:D

Sungguh nikmat. Makan bersama, bersenda gurau, berkelakar ria sambil mendengarkan pengumuman pemenang hadiah hiburan ada payung, boneka, tas pinggang dan sebungkus kopi merk yang nggak aku kenal 😀

Waktu menunjukkan pukul 11 ketika panitia menyatakan kegiatan ini sudah selesai *halah*

Dan kami pun beramai ramai beriringan kembali menuju rumah masing masing tentu saja dengan mengayuh sepeda yang menemani. eitss sebelum itu Narsis dulu ahhhhhh ….

Inilah green warrior team yang ikut kegiatan ini dengan membawa nama B2W

Yang berdiri (kika) : Simon, Bapak dari McD Cycling Club (aku nggak tau namanya), Andreas, Awan, Yanuar, Om Adi, Om Taufik, Citra STIKOM

Yang lesehan (kika) : Pak Made McD, Opie -Jakarta Post, Om Arief, Arie (itu akyu :P), Om Dodik, Om Ajie, Intan – Jakarta Post, Om Sonny, Temennya Om Ajie (nggak kenalan), Om Made – Paradise Bali

Malas ….

Udah dua pekan lebih blog ini nggak pernah diupdate. Bukan karena nggak ada cerita yang menarik untuk diceritakan dan dituliskan, malah banyak sekali ide ide dan cerita cerita yang mondar mandir di dalam kepala ini. Akan tetapi entah kenapa keinginan untuk menulis dan menuangkan cerita cerita itu kedalam blog ini tiba tiba saja menguap dan menghilang begitu jari jemari ini bersiap untuk menekan tuts tuts pada keyboard yang penuh dengan huruf dan angka serta simbol simbol *halah*

Mungkin ada 2 alasan yang menjadi akar kemalasan 😀

Pertama, BOSAN. Ini adalah alasan yang paling sederhana. Karena rasa bosan ini sering hinggap ketika seseorang stuck dengan hal yang itu itu aja, yang kemudian mencari peralihan ke sesuatu hal yang lebih fresh.  Tapi kalo untuk nge-blog bosan ini biasanya sifatnya hanya sementara saja, karena begitu otak dan tangan bekerjasama dengan manisnya maka rasa bosan ini menguap dengan ajaib dan mengembalikan semangat neg blog dua kali lipat. *ini menurutku loh ya* 😀

Kedua, MAINAN BARU. Hohohohoho kalo yang ini sudah pasti membuat kita lupa akan mainan lama. Semisal PLURK .. yup plurk udah berhasil membuat para pengunanya kecanduan dengan memberikan imbalan karma setiap kali plurking. Karma berkurang membuat pengguna semakin giat plurking dan melupakan blog hahahahaha pengalaman pribadi 😛

So, ketika malas ini menyerang, saya hanya blogwalking saja ke rumah rumah tetangga yang blognya selalu di update, dan meninggalkan beberapa jejak disana.

*SIgh* sebal tak bisa mengungkapkan isi hati dalam wujud tulisan … bener bener mati gaya.. padahal banyak banget yang seharusnya bisa diceritakan………… sedih akyu *menangis meraung raung* :((