B2W Day – Let’s Act Beyond Green

today is BIke to Work Day …

Di Jakarta para B2W-ers bersepeda dibundaran HI bersama andi malarangeng dan kemudian berangkat ke tempat kerja masing masing. Di Bali juga merayakan loh … acara dipusatkan di Denpasar

Bertempat di areal parkir Dunkin Donuts, para bikers berkumpul dan menyiapkan diri untuk kegiatan B2W day. Kaos B2W day yang merupakan bingkisan dari B2W pusat di hari ulang tahun B2W yang ke-3 ini pun dibagi bagikan kepada para bikers yang ikut memeriahkan acara ini.Β  Setelah briefing sebentar, aksi pembagian selebaran B2W kepada para pengendara kendaraan roda dua dan roda empat pun dilancarkan …. mobile banner pun dijalankan dengan tema Bike To Work, WHY NOT ?

Pukul 7.15 kami lanjutkan dengan acara gowes santai di seputaran kota Denpasar. Menyusuri jalan Pulau Buton – Sanglah – Diponegoro sampai pertigaan suci menuju Sutoyo – Sudirman – Raya Puputan renon dan berakhir di Monumen Bajrasandi. Bernarsis ria bersama kawan kawan semuanyaΒ  πŸ˜€

Waktu menunjukkan pukul 8.00 ini berarti saya dan teman teman harus berangkat ke tempat kerja masing masing. Untuk pertama kalinya saya tidak sendirian mengayuh sepeda menuju ke kantor. Ada Om Aji, Om Rochmad, Om Taufik, Om Adi, Om Gianta dan Om Jana yang gowes searah. Asyik ada yang diajak ngobrol selama perjalanan, jadi nggak terasa jauhnya jarak dan capeknya πŸ˜›

Selamat ulang tahun B2W …. tetap gowes, tetap sehat, tetap semangat *nyungsep dulu ah*

Ceria @ SimpatiZone Biking Adventure

Simpatizone Biking Adventure merupakan event yang diadakan untuk memperingati Seabad Kebangkitan Nasional Republik Indonesia. Diadakan dibeberapa Kota di Indonesia antara lain Bandung, Jambi, Malang, Makasar, dan Bali.

Biking adventure di Bali merupakan series terakhir dari SimpatiZone Biking Adventure. Dan sudah dilaksanakan tanggal 24 Agustus lalu.

*team green warrior -B2W*

Saya dan temen temen green warrior dengan membawa nama B2W ikut meramaikan acara ini. Dan bukan hanya kami saja, ada lebih dari 400 bikers ikut menceriakan acara ini. Club club sepeda juga banyak yang ikut serta. Ada dari PBCC (Polda Bali), Bali Free Ride, Dalas, Lelasan, Highlander, Satak, Sandat, dan banyak lagi yang lainnya.

*rice field*

Rute FUN BIKE yang kita tempuh sekitar 20 KM. Start dari Puspem Badung-Sempidi kemudian ke arah Utara melewati persawahan-jalan raya di desa kecil-bendungan -finish kembali di Puspem Badung – Sempidi. Lumayan treknya asyik, apalagi menjajalnya rame rame kek kemarin …. aseli capeknya nggak berasa …adanya senang, syenang dan cenangggggg πŸ˜€

*para narsis ndesois*

Selesai Fun Bike, acara door prize pun dimulai. Door prizenya banyak antara lain bingkisan dari Telkomsel (SimpatiZone), Sepeda, Helm Bersepeda, Handphone, dan Televisi … tuhh asyik asyik kan door prizenya πŸ™‚ dan salah satu dari temen kami mendapatkan Handphone Ericson …. katanya mau dijual tuh, ada yang berminat ????? hehehehehe πŸ˜€

*Om Dodik in Action*

Trus ada juga lomba Junior XC untuk biker usia 16 – 25 Tahun & Exhibition untuk biker 25 tahun keatas. Rutenya dibuat diareal puspem badung, untuk Junior XC 6x Putaran dan Untuk Exhibition 5x putaran. Satu kali putaran kurang lebih menemmpuh jarak 1KM, jadi silahkan bayangin sendiri gemana capeknya habis Fun Bike 20 KM trus ikut itu lomba πŸ˜€ Om Dodik, Om Aji, Om Arief, Om Sony dan Om Yusron … monggo di share pengalamannya ?! capek tidak ?! πŸ˜€

Untuk Junior XC ambil 3 pemenang pertama untuk kemudian dikirim ke Jakarta mengikuti FINAL Junior XC disana. Semua biaya tiket dan akomodasi ditanggung oleh SimpatiZone *waaaaa asyik yahhhh mau donggg – mupeng*

*Bali BMX Club in Action*

Nggak Hanya itu aja, acara ini juga dimeriahkan oleh Bali BMX Club, yang mempertontonkan aksi BMX free style mereka dengan ciamik. Aksi mereka ini bener bener sukses membuat para bikers yang ada disana berdecak kagum dan memberikan aplaus yang meriah. *nyungsep ah*

Pukul 11.30 WITA acara pun selesai. Semua kembali ke rumah masing masing. Saya dan teman teman gowes kembali menuju rumah. Di tengah jalan berhenti sejenak menikmati Tipat cantok dan es kolak sebagai pengganjal perut yang sudah keroncongan hehehehehe

Thanks to Telkomsel SimpatiZone atas acara yang diselenggarakan ini, Taon depan buat lagi yahhhh jangan lupa Bali dimasukan ke dalam listnya juga πŸ™‚ Makasi buat temen temen bikers semuanyaaaaaaa …. tetep gowes tetep sehat ettep semangatttttttttt

Cara barukah ini ?!

Siang ini aku dikagetkan dengan kedatangan seorang perempuan di kantorku yang ternyata semua orang tidak mengenalnya.

Dapat info dari teman, kalo ibu ini meminta belas kasihan karena ia kurang mampu. Anaknya masih sekolah tapi belum bayar uang sekolah dan buku buku pelajaran …. dan akupun terenyuh. Tetapi setelah temanku yang lain bercerita tentang dia, rasa kasihan dan ingin membantuku pun hilang.

Ternyata Ibu ini datang ke kantor kami tidak untuk yang pertama kalinya. Ini sudah yang kedua kalinya.

Awal kedatangannya setaun yang lalu, datang ke kantor kami dengan membawa seabreg lukisan. Dan mulailah dia bercerita. Dia “terpaksa” berjualan lukisan keliling karena tidak mampu membayar uang sekolah anak-anaknya. sampai saat ini (waktu dia datang taun lalu) buku buku sekolah anaknya belum terbayar.

“Tidak punya uang” , begitu jawabnya lugas

dan mulailah dia bercerita tentang hal yang semakin menyedihkan dan membuat teman teman dikantorku terenyuh. Karena tidak ingin membeli lukisan (secara di kantor sudah ada lukisan), maka temanku yang bekerja sebagai akunting memberikan uang 30rebu rupiah untuk ongkos dia kembali ke rumahnya. Entah dimana rumahnya aku nggak tahu. Intinya … nggak jelas. Setelah mengucapkan terima kasih, Ibu inipun berlalu meninggalkan kantor kami. Dan tanpa dinyana tanpa diduga, salah satu temanku melihat ibu ini masuk ke dalam sebuah mobil SEDAN waaaaaaa gilaaaaaaa berjualan lukisan karna nggak punya uang tapi beroperasi dengan menggunakan boil sedan *gedubrak*

Dan hari ini, Ibu yang sama tetapi tanpa lukisan datang kembali ke kantor kami. Coba tebak apa yang dibawanya ? Ibu ini membawa semua surat surat sekolah anaknya. Surat surat biaya sekolah anaknya, dari mulai uang gedung sampai dengan biaya buku pelajaran disana. Dan dengan gaya bercerita yang sungguh sangat meyakinkan berhasil membuat salah seorang temanku (lagi) terenyuh. Temanku ini nggak tega, karena waktu Ibu itu cerita dia lagi makan. Ya iyalah siapa juga tega ngeliat Ibu dengan pakaian lusuh plus membawa surat biaya sekolah anaknya dan bercerita dengan wajah yang sangat sedih. Aku pun tak tega kalo melihatnya. Akhirnya temanku meberikan uang 10rebu rupiah untuk bekal Ibu itu. Dan kemudian ibu itupun berlalu.

*sigh*

apa ini cara baru untuk meminta minta ?

Berbagi ceria @ RSJ Bangli

waaaaaaa wiiiiiiiii wuuuuuuuuu weeeeeeeee woooooooo (balik lagi) waaaaaaaaaaaaaaaaaaaa aku super duper telat untuk cerita yang satu ini.

Minggu kemarin, We BBC team berbagi ceria @ RSJ Bangli …. nggak tau memulai cerita darimana saking banyaknya yang ingin diceritakan.

Intinya kami senang, kami terharu dan kami sangat bahagia bisa berbagi ceria dengan penghuni disana …. bermain bersama, bernyanyi bersama, dan tertawa bersama ……. mudah-mudahan acara kek ginian bisa menjadi agenda tiap tahun BBC … HIDUP BBC !!!!!

Thanks buat SAYLOW atas ide briliannya, and thanks too buat kaosnya sangat lucu, apalagi sewaktu dirimu menjelaskan gambar siapa yang terpampang di kaos BBC goes to RSJ .. aseli lucu sekali tampangmu hehehehehehe

Thanks buat ANIMO BAND yang selalu bersedia meluangkan waktu untuk menghibur dengan lagu lagunya yang easy listening, mudah-mudahan nggak kapok joinan disetiap acara BBC πŸ™‚ …. MAJU TERUS ANIMO!!!!

Thanks buat Management RSJ yang bersedia menerima kami di hari libur nasional.

Thanks buat temen temen BBC yang gokil, yang lucu dan nggak ada matinya πŸ˜€

NEXT kita kemana yahhhh ???? πŸ˜€ *lirik Kang Anton*

Penyiksaan Pagi Hari :(

*damn* entah mimpi apa aku semalam ….

pagi pagi bangun tidur udara begitu dingin, hujan mulai membasahi bumi dengan indahnya dan itu berarti aku pun harus bergegeas menyelamatkan cucianku yang ku jemur di belakang rumah.

saking takut itu cucianku basah lagi, buru buru aku angkat tuh jemuran dan mengevakuasinya ke tempat yang lebih kering, tidak kena hujan, tidak becek dan tentu saja tidak pake ojek cincha lawraset mode ON

alhasil dari keterburu-buruanku halah bahasanya noq noq leherku kecetit hwaaaaaaaa sakit sekaliiii dan sekarang leherku kaku, susah digerakkan ke kanan, susah buat noleh kebelakang, yang buntut2nya sangat mengganggu aktifitasku dalma bekerja ….

hwaaaaaaaaaa leherku kek beton berat sebelah ….. hwaaaaaaaaaa udah dipakein kanterpin tapi masih tetep aja nggak ada efeknya .. hwaaaaaaaaa …. hwaaaaaaa … hussssss stop nangisnya …. hahahahahahahaha

nikmati saja Rie … ntar juga sembuh sendiri …. paksain aja buat bergerak semaumu pokoknya buat hari ini jadi lebih hidup dengan leher kecetitmu ….
haiyahhhhh itu penyemangat apa penyiksanaan yahhhhhh … ya sudah back to work lagi deh
hiks leher leher kenapa mesti kecetit sih

Let’s Bike to Work

sekelumit tentang B2W (Bike to Work)
Bike to Work apaan sih?

Bike to Work (B2W) adalah Bersepeda ke Tempat Kerja, sepeda bisa menjadi kendaraan utama atau alternatif yang menyenangkan dan menguntungkan bagi penggunanya serta memberi manfaat untuk lingkungan juga.

Picture http://www.streetsblog.org/

Mengapa harus ber-Bike to Work?


1. Bike to Work adalah berolahraga.
Sibuknya rutinitas dalam mencari nafkah terkadang melupakan pentingnya olahraga. Dengan bersepeda otomatis sistem tubuh bekerja optimal. Bersepeda secara rutin juga dapat merangsang kerja jantung, melancarkan sirkulasi darah, melancarkan aliran oksigen ke paru-paru dan otak, mengurangi timbunan lemak, dan juga mengencangkan otot. Tidak seperti olahraga lain yang butuh waktu khusus untuk mengerjakannya, olahraga bersepeda dapat dilakukan sambil pergi ke kantor.


2. Bike to Work adalah hidup sehat.
Dengan berolahraga bersepeda sudah barang tentu membuat hidup sehat. Bersepeda juga bisa mengurangi stress yang diakibatkan kemacetan lalu lintas, berdiet secara tak langsung, dan membuat pola istirahat jadi teratur.
Tapi apakah polusi udara yang dihirup di jalanan bikin hidup sehat? Ya tentu tidak, polusi tetap jadi ancaman tubuh yang rentan terhadap penyakit. Namun menurut praktisi kesehatan dari negara bagian Victoria, Dr. Jan Garrard menegaskan bahwa pengendara sepeda lebih mampu bertahan dari polusi udara karena kegiatan fisik yang dilakukannya menaikkan sistem kekebalan tubuh. Sebuah penelitian di Australia yang dipublikasikan di Health Promotion Journal of Australia menemukan fakta bahwa pengendara sepeda motor adalah penikmat polusi yang paling tinggi dibanding pengguna jalan lainnya. Sedangkan pengendara sepeda adalah penikmat polusi terendah di jalan raya, meskipun pengendara sepeda menghirup udara 3x lebih banyak. Ada banyak cara mengurangi polusi yang masuk ke dalam tubuh yaitu dengan menggunakan masker atau mencari jalan pintas yang jarang dilalui kendaraan bermotor.


3. Bike to Work adalah berhemat.
Ya, hemat ongkos, hemat BBM, & hemat biaya perawatan kendaraan. Tapi kan bersepeda melelahkan? Iya, olahraga lainnya juga untuk awalnya pasti melelahkan tapi kalau sudah teratur menjadi aktifitas yang menyenangkan.
Yang penting dalam bersepeda sediakan selalu air minum yang cukup agar tidak terkena dehidrasi. Lebih baik air mineral karena lebih murah dan lebih sehat. Air minum diperlukan sebagai bahan bakar tubuh.


4. Bike to Work is FUN
Dengan ber-Bike to Work banyak kesenangan yang kita dapatkan. Ada kepuasan tersendiri bisa meliuk-liuk di padatnya lalu lintas (tapi tetap hati-hati). Apalagi kalau bertemu dengan sesama pengendara sepeda seperti bertemu dengan saudara sendiri. Di perjalanan bisa dipastikan Anda menjadi pusat perhatian, ya paling tidak ada yang memperhatikan Anda deh :. Begitu Anda sampai di kantor, ada aja komentar yang dilontarkan, mulai dari sebutan gila, aneh, busyet, salut, kagum, hebat, dan lainnya… Pokoknya asyik deh.. Asal pakai helm dan kacamata hitam bersepeda setidaknya meningkatkan rasa percaya diri dan siap-siap dikenal di lingkungan tempat kerja

*nyomot dari milist B2W*

BBC Goes to RSJ

Ayo rame rame melali ke RSJ …. bermain, bercanda, tertawa, gembira …… MARI BERBAGI KASIH !!!!!

Bedugul Up – Down Hill

Akhirnya datang juga …….

Minggu, 03 Agustus 2008, terlampiaskan juga keinginan untuk anjrut-anjrutan di Bedugul sono, berbekal grasak grusuk blusukan (kie bahasa daerah mana yah) diantara ladang dan hutan, akhirnya up-down hill kali ini sukses dilaksanakan πŸ˜€

Start kumpul di Tiara Gatsu 6.15am. Dari rumah berangkat pukul 5.45am… sedikit ngebut genjot itu pedal karena mengingat waktu yang sangat mefet. Liwat Renon – Dewi Sartika – Diponegoro – Hasannudin – lurus terus ampe tembus di lampu merah – gunung agung – kebo iwa – Gatsu Barat – akhirnya mendarat dengan sukses di Tiara gatsu tepat pukul 6.30am late 15 minutes from schedule – siyal padahal udah genjot habis habisan

Ups udah rame noq, udah ada Om Sonny bersama pick upnya , Om Agung beserta anak dan juga pick upnya , Om-Mash, Om Dewa, Om Rochmad (akhirnya wajah nyatanya kukenal juga), Andreas si beruang kutub yang bawa mobil pribadi dan siap menampung kita kita didalamnya, Om Adi STIKOM, Om Adi multipsline dan Om fengky. Mereka lagi asyik loading (menata) sepeda di pick up. Sembari loading sembari menunggu gerombolan yang lain datang.

Satu per satu mulai bermunculan. Ada Om Ketut yang ternyata bawa pick up juga, Om Taufik yang salah tempat kumpul (harusnya di Tiara Gatsu tapi beliau nunggunya di Tiara Grosir) hihihihihi, Maminya Alex ma Tante Dodi yang siap menjadi seksi konsumsi, Om Dodik yang lagi bermasalah dengan perut tapi tetep semangat ngegowes dari Tuban to Gatsu, Om Wijan, Om Rusli, Om Arief, Om Jana, Om aswar sang mekanik kita tidak lupa juga dua bersaudara yang kompak dan lucu, Alex & Nicky hehehehehe peace bro πŸ˜€

Waktu menunjukkan pukul 7.15am, dan semua sepeda sudah loading di pick up dan di mobil pribadi. Berhitung pun dimulai, alhasil 24 sepeda plus 24 ridernya dan 2 seksi konsumsi siap meluncur ke Bedugul. Diawali dengan Doa, dipimpin oleh Om Dodik as a road captain, akhirnya kami pun BERANGKATTTTT!!!!!

Perjalanan mulus dan aman, hanya saja setelah pertigaan dalung kita pecah jadi dua kloter. 3 mobil ambil jalur Buduk, yang lainnya liwat jalan biasa. Akhrinya kloter jalur biasa menunggu di Bali Camp sono. Setelah berkumpul kembali menjadi satu kesatuan, tanpa basa basi perjalanan dilanjutkan menuju start point “Villa si Beruang Madu”. Namanya kalo nggak salah Villa MJ Wulan …. lokasinya di daerah Baturiti dekat dengan Lovely Garden. Agak masuk kedalam dikit sih, tapi nggak masalah karena mobil, sepeda motor bsia masuk ke daerah ini. Sampai di parkiran Villanya, langsung nurunin sepeda dan mempersiapkan diri untuk bergowes ria. 10 Minutes for preparation then we ready to go … Bukit diatas sana … KAMI DATANGGGGGGGGGGG !!!!!!!

Nah …. suguhan pertama yang kami dapatkan adalah tanjakan 30 derajat lengkap dengan kerikil kerikil tajam. Genjot sekuat tenaga akhirnya TTB (tuntun tuntun berhadiah – ini versiku) juga πŸ˜€ beberapa kawan bisa sampai dataran dengan sukses, kebanyakan tumbang di pertengahan jalan … bener bener tanjakan yang sangat bagus buat pemanasan hahahahahahaha

Selanjutnya mengikuti jalan setapak menuju ladang perkebunan tomat, strawberry, Kol, Saw, kandang ayam dan kandang sapi. Sumpah dech, sepedaan kali ini berasa banget capeknya. Apa karena oksigen terlalu tipis yah dibukit sana? jadi kita rada rada megap megap juga tuh. Syukurnya diselingi stirahat beberapa kali sambil mengecek kelengkapan peserta.

Tiba tiba …….

eh kok kurang satu yah ?

hmm eh iya noq kurang satu ?? hmm sapa yah ?

ternyata oh ternyata Om Adi stikom balek lagi menuju Villa. Tanya punya tanya ternyata Om Adi lagi sedang tidak enak badan, jadinya mesti off di tengah perjalanan dan balek sendirian ke Villa.

Perjalanan pun dilanjutkan, naik turun bukit, sampai akhirnya menemukan peradaban. Yup kita sampai di pintu masuk kebun raya yang dekat dengan patung jagung. Istirahat sebentar sambil recharge baterai (tenaga). Menunggu sang penunjuk jalan, Bli Sukma – temennya andreas, sambil menikmati rempeyek yang uenak dan cukup dijadikan sebagai pengganjal perut yang kriuk kriuk nyaring sedari tadi πŸ˜€

30 Menit cukup untuk recharge baterai, perjalanan di lanjutkan. Melewati jalan belakang menuju kebun raya, jalannya lumayan nanjak. Kirain setelah tikungan bakalan ketemu dataran (jalan datar) eh ternyata mentok ampe atas tanjakan ngos ngosan ngatur napas berhenti bentar trus genjot lagi sampe atas akhirnya berhasil juga meskipun dapet rehat bentar di tikungan.

Dari awal berangkat kita hanya ketemu sama yang namanya tanjakan dan sedikit turunan. Nah sekarang pulang menuju Villa, (katanya) banyak turunan.

“Kalo tadi kan Up- Hill terus sekarang saatnya untuk downhill ” kata si Macan Kumbang sambil menyeringai kegirangan. Soalnya Om yang satu ini emang paling doyan kalo ketemu sama turunan, secara itu dia punya sepeda memang sangat nyaman untuk downhill. bukan begitu Om Fengky ?

Satu per satu kami mulai menuruni jalan tanah berkerikil dan berdebu. Karena ini single trek jadi mesti hati hati. Mesti satu satu, mesti jaga jarak, agar tidak ada kecelakaan. Tapi pada kenyataannya, sudah berhati hati pun masih ada accident. Om Dodik korban pertama, karena menghindari teman didepan yang tiba tiba ngerem mendadak, akhirnya Om Dodik membuang sepedanya dan jatuh BRUK di ladang, lahasil baju kotor penuh debu, bersyukur tidak ada luka, tapi untuk jatuh yang kedua dan ketiga kalinya, akhirnya Om Dodik mendapatkan stempel di kakinya juga dan dapat jackpot celan robek 😦

Kedua Om Taufik, yang jatuh dengan lompat harimaunya, tapi ya tetep aja luka lecet lecet dibagian kaki. Korban ketiga Om Rohmat, aku nggak tau kejadiannya kek apa, yang pasti dari cerita, beliau juga nggak sadar gemana awal muasalnya. Pokoknya jek tiba tiba udah tepar di tanah hehehehehe. Trus saiyah hahahahahaha tp nggak jatuh nyungsep or tepar menggelepar di tanah. Hanya Ban sepedaku mencium dinding tanah yang dihiasi dengan dedaunan. Jadinya amanlah dari cidera hehehehehe

Setelah melewati beberapa turunan yang extreme akhirnya kita menemukan peradaban (jalan aspal), kira kira 1 kilometer dari sini, kembali kita memasuki hutan. Dan disinilah kami menunggu lumayan lama. Karena ada 2 teman yang kesasar di jalan aspal, turunan pula …. setelah menunggu kurang lebih setengah jam, kahirnya kamipun berkumpul kembali. Meliwati turunan turunan tajam berkerikil dan berpasir akhirnya tiba di main road Bedugul-Singaraja. Niat mau makan, kita pun mampir ke warung dekat sana. Ternyata disana sudah ada para highlander yang lagi downhill di area yang sama. Bedanya mereka naik pakai pick up, kita naek mancal sepeda kita masing masing kasian dech kita πŸ˜€ setelah bercakap cakap akhirnya diputuskan untuk tidak makan disana. Alasannya, warung makan ini lokasinya dibawah villa andre, jadi kalo sekarang makan ntar kita gowes lagi, nanjak pula habislah tenaga kita. Dan diputuskan kita berperang dulu melawan tanjakan hingga berkumpul kembali di Villa.

Ternyata keputusan yang kita ambil sangatlah tepat πŸ˜€ Mamanya Alex & Tante Dodik udah siap sedia dengan sekeranjang jagung rebus, plus pisang plus gorengan plus kue bolu dan aneka cemilan. Kopi, teh dan air panas sudah siap juga. so langsung dech …HAJARRRRRRRR !!!!!

Setelah dirasa cukup beristirahat ternyata teman teman pada ketagihan. Akhirnya 13 orang kembali menghajar itu Bukit. Saya hanya mengantar sampai persimpangan. Mereka asyik beroff road ria di daerah geotermal sana, saya asyik hunting strawberry dan sayuran. Dan semua titipan. Titipan teman yg lagi ber-off road ria. Mereka ceritanya mau bawa oleh oleh buat keluarga. Secara gitu loh seharian ditinggal sepedaan hahahahahahaha …..

Finally, off road terselesaikan. Pukul 3.30 siap meluncur kembali ke Denpasar. Dalam perjalanan mampir bentar di warung AZZAHRA – warung makan yang menyediakan rawon daging dan iga serta nasi campur. Harganya murha meriah dan rawonnya dari aroma dan kuahnya keknya sedap banget. Nasi Campurnya juga enak mungkin karena lapar yang tiada tara jadi semua berasa uenak di lidah dan diperut πŸ˜€

Pukul 5.30 tibalah kita di Denpasar. Mengambil sedikit tempat disebelah Pom Bensin dekat Tiara Gatsu, kita menurunkan sepeda masing masing dan memarkirnya dengan rapi disebelah kanan jalan. Berbincang ria sebentar, sambil meratapi nasib Om Aswar yang belum dapat menyentuh nasi karena lolos di Baturiti sana. Dan apesnya Om Aswar nungguin 3 sepeda sendirian disana secara yang punya pick up yang bawa itu sepeda udah pulang duluan kerumahnya nasibmu emang apes hari itu Om

Then 6 am, kami berpisah disana, ada rombongan ke Tuban, ada yang ke Gatsu, Ke Teuku Umar, Ke Buduk dan ke daerah Renon. Saya bersama 4 teman lainnya searah melewati jalan Gunung Agung. Capek, ngantuk campur jadi satu. Ditambah mesti genjot sekitar 45 menit lagi byuhhhh tambah dech capeknya ..

tapi jauh dari semua rasa capek dan ngantuk itu … saya benar benar senang … masih diberikan kesempatan menikmati indah kuasanya … alam yang hijau .. udara yang sejuk dan segar, plus teman teman yang semangat dan bersahabat …. semua benar benar indah ….

Kapan kapan kesana lagi nyok ????!!!!!!

*waaaaaaa ceritaku panjang kale noq* πŸ˜‰

Happy Birthday

Hari ini Jumat, 01 Agustus 2008, 2 orang yang aku sayangi dan kasihi merayakan hari ulang tahunnya.

Pertama, Keponakanku tercintah “Meitri” yang di tahun 2008 ini genap berusia 9 Tahun. Meitri adalah anak pertama dari kakakku no 6. Saat ini si Guli (nama sewaktu dia kecil karena matanya bulat kek guli or gundu) sedang menimba ilmu di kelas 3 dengan menggunakan seragam putih merah.

Selamat ulang tahun cantik, semoga menjadi anak yang berbakti bagi semua orang dan semoga selalu dilindungi oleh Ida Hyang Widi Wasa. Rajin Sembahyang, Rajin Belajar, dan Rajin-rajinlah membantu orang tua di rumah yah! Jangan sering bertengkar sama adik dan sodara lainnya πŸ˜€ berbagilah bersama sama πŸ™‚

Kedua, Sahabatku tercintah. Liliek Agustini, yang di taon 2008 ini genap berusia 27 Tahun. Ibu dengan satu buah hati yang cantik mungil ini tetep keliatan imut dengan jerawat yang nggak ilang ilang hahahahahaha peace buuuuuuuu πŸ˜€ Hepi besde sista … semoga panjang umur, disayang misua, semakin sayang ma keluarga, tetep menjadi sahabatku yang ceriwis rumpies habiesssss πŸ˜€ and wish you all the best.