[TOMPI] : Sedari Dulu

Hatiku berharap mungkin engkau kan berubah
Bisa mencintai aku seperti hatiku padamu
Hujan badai kan kutempuh bintang dilangit kan kuraih
Bila harus ku kan merayu untuk cintamu bagiku

Cintamu tlah menjadi candu cintamu tlah membuatku membisu
Cintamu ohh seindah lagu membuatku tak bisa berpaling darimu

Kau adalah belahan jiwa kutahu itu sayang sedari dulu
Kau cinta yang hembuskan aku surga dunia disepanjang nafasku

Kau adalah belahan jiwa aku cinta kamu sedari dulu
Dan aku takkan berpaling darimu sayangku hanya kamu

Cintaku telah terlabuh berhenti selamanya dihatimu
Takkan kukayuh menjauh biar kurapatkan cintaku padamu

Cintamu tlah menjadi candu cintamu tlah membuatku membisu
Cintamu ohh seindah lagu hanya dirimu satu ohh cintaku

Kau adalah belahan jiwa kutahu itu sayang sedari dulu
Kau cinta yang hembuskan aku surga dunia disepanjang nafasku

Kau adalah belahan jiwa aku cinta kamu sedari dulu
Dan aku takkan berpaling darimu

Kau adalah belahan jiwa

kau adalah belahan jiwa

kau adalah belahan jiwa

kau adalah belahan jiwa

Kau adalah belahan jiwa kutahu itu sayang sedari dulu
Dan aku takkan berpaling darimu

Kau adalah belahan jiwa kutahu itu sayang sedari dulu
Kau cinta yang hembuskan surga dunia disepanjang nafasku

Kau adalah belahan jiwa
Aku cinta kamu sedari dulu
Dan aku takkan berpaling darimu
Hanya kamu

Hari Kartini : 21 April

\"KARTINI\"

IBU KITA KARTINI (Lyric)

Ibu kita Kartini, putri sejati
Putri Indonesia, harum namanya

Wahai Ibu kita Kartini, putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya bagi Indonesia

Ibu kita Kartini, pendekar bangsa
Pendekar kaumnya untuk merdeka

Wahai Ibu kita Kartini, putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya bagi Indonesia

SERIUS 🙂

Raden Adjeng Kartini atau sebenarnya lebih tepat disebut Raden Ayu Kartini, lahir di Jepara, 21 April 1879 dan Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi (kupipis dari Om Wiki)

Raden Ajeng Kartini sendiri adalah pahlawan yang mengambil tempat tersendiri di hati kita dengan segala cita-cita, tekad dan perbuatannya. Ide-ide besarnya telah mampu menggerakkan dan mengilhami perjuangan kaumnya dari KEBODOHAN yang tidak disadari pada masa lalu.

Dengan KEBERANIAN dan PENGORBANAN yang tulus, dia mampu menggugah kaumnya dari belenggu DISKRIMINASI.

Hari Kartini dirayakan untuk memperingati jasa jasa seorang pahlawan perempuan yang bertekad mengentaskan kaumnya dari Kebodohan dan Kemiskinan. Kartini yang lebih dikenal sebagai pejuang emansipasi perempuan dan perlunya dipenuhi hak anak perempuan akan pendidikan, pada dasarnya memperjuangkan agar dengan menghapuskan Kemiskinan dan Kebodohan perempuan, kualitas bangsa dapat ditingkatkan, hubungan antar jender yang setara.

Bagi Wanita sendiri, dengan upaya awalnya itu kini kaum wanita di negeri ini telah menikmati apa yang disebut dengan persamaan hak tersebut.

Perjuangan memang belum berakhir, di era globalisasi ini masih banyak dirasakan penindasan dan perlakuan tidak adil terhadap kaum perempuan.

NGASAL 😀

Hari ini, 21 April … Ibu Kartini ultah 😀 Kalo inget jaman sekolah dulu kami para siswa memperingatinya dengan mengikuti Upacara Bendera pagi harinya dan mengikuti berbagai lomba. Dari lomba membuat canang sari, canang raka, lomba mewiru kain (kamen), lomba baca puisi, lomba menulis, lomba putri kartini dan lomba lomba lainnya. Dan pada hari Kartini ini juga, siswi siswi sekolah wajib mengenakan kebaya, kain, selop, rambut disanggul dan wajah dirias, dan para siswa sudah siap siap mengkritik pakaian dan riasan yg dikenakan oleh para siswi *injek injek para siswa dikelasku dulu*

Trus, tadi pagi sekitar jam 7-an gitu udah kudengar lagu lagu kebangsaaan dikumandangkan. Sepertinya sih dari Lapangan Renon sana. Kalo Hari biasa (nggak ada perayaan hari nasional) biasanya saya mendengar Puja Tri Sandya sekitar pukul 8.30 pagi, tapi kali ini saya tidak mendengarnya 🙂 … mungkin upacara bendera dilaksankan di Lapangan renon – batinku. Benar atau tidak disana diadakan upacara bendera saya juga tidak tahu 😀 karena tidak menginspeksi secara langsung 😛

Oh Iya, selain Ibu kita Kartini, adik angkatku juga berulang tahun. Namanya Dwi Prihartini, 24 Tahun, status Double, karena dia sudah menikah akhir maret lalu 😀

Begitu sadar ada yang ultah , langsung dech pencet tuts tuts henpon kirim sms 😀 selang beberapa menit new sms diterima 😀 eh ternyata dari adikku ini. Lucunya dia nggak sadar dan lupa kalo hari ini dia berulang tahun *gedubrak* Wah wah wah nduk nduk .. baru menikah koq sudah jadi pelupa hahahahaha 😀

Buat Dwi, Selamat ulang taun ya Sist, semoga selalu dilindungi oleh TYME, semoga panjang umur, lebih dewasa dalam berpikir, lebih bijak dalam bertindak dan menentukan sikap, dan cepet sembuh. Masa ulang tahun sakit, kan nggak seru 😀 Makan Makannya ditunggu yahhhhhhh! (pesan terkirim tadi pagi 7.05 am)

Tak ada judul

nggak tau mau nulis apa, lagi nggak ada ide 😦

biasanya sich kalo nulis juga nggak pake ide, tapi pake jari jemari yang digunakan menekan tuts tuts pada keyboard 😀 *halah*

hmm cerita apa yahhhhh, eh iya kemarin itu aku saltum alias salah kostum hihihihihi

Begitulah hasil keburu buru berangkat kerja. Padahal kemarinnya itu udah inget kalo besok itu hari Kamis. Malamnya juga sempet liat kalender. Trus pagi harinya sebelum berangkat sempet liat kalender lagi ‘eh hari ini kajeng kliwon, berarti malam jumat kliwon dong” ihhhhh seyemmmmmm …..

Tapi udah kek gitu masih nggak nyadar nyadar juga, kalo Kamis itu berarti harus berganti kostum dari yang warna biru ke warna hijau 😀 alhasil sampai di kantor ……… deng …… dong …… kenapa semua berijo ijo ria, lah koq diriku biru sendirian huwaaaaahuwaaaaaaa ……..

Pengen balek ke rumah lagi rasanya, tapi waste time keknya, soale kosanku jauh dari kantor 25 menitan gitu dech, jadinya ber Pe De ria saja dengan kostum yang kukenakan *blushing*

Dan tau kan kalo udah berbeda sendiri, yuppp orang orang pada nanyain …

eh Rie … koq bajumu beda sendiri”

loh Rie …. hari ini kan kamis koq pake baju biru”

naaaaaa ni anak ngimpi apa semalem koq dia bisa saltum gini”

dan masih berbagai pertanyaan muncul dari orang orang di kantorku. Maklum ini kali pertama daku saltum di opis. Jadi mereka rada rada nggak percaya kalo seorang Arie bisa lupa juga eh iyalah Arie kan juga manusia , jadi punya kekurangan juga, dan nggak selamanya memoriku ini bagus, kalo low bat kek kemarin kan bisa error juga hehehehehe. Jawabanku sih simple saja hehehehe lupa kalo hari ini hari kamis *gedubrakkkk*

Kalo temen temen lain, sering saltum. Tapi peduli amat, wong atasan nggak melarang dan marah koq, jadi apapun kostumnya selama yang dikenakan seragam opis no problem at all. Ada juga loh yang tiap hari terus aja saltum. Tapi nggak ada yang berani negur, nanya atau cuma sekedar nyeletuk ‘eh saltum tuh” Nggak ada seorang pun yang berani melakukannya. Yup benar ….tiada lain dan tiada bukan, dia itu Boss ku …. hahahahahahahahahahaha

Karena udah gerogi dari awal kerja, jadinya diriku mengalihkan perhatian teman teman. Kebetulan final tamu yang check in Hari Minggu dan Hari Senin sudah ada di email, langsung saja aku kerjakan. Membagi tugas dengan teman teman seperjuangan , so dengan begitu kami semua sibuk dengan tugas masing masing dan lupa akan saltumku hari itu 😀

Disela sela kesibukan itu, tiba tiba inget sama lagu Maliq n D’essential judulnya DIA, sempet denger waktu nonton CERIWIS. trus Rabu malam nonton AMI Award, denger RAN nyanyi, judul lagu Pandangan pertama. Udah dech langsung gugling tuh lagu lagu di inet. Satu persatu ketemu juga, trus nemu lagu lagu yang lain juga yang easy listening tengkiyuh Mbah gugel

Stop ahhhh … keknya ceritanya udah lari kemana mana hahahahahaha …. *lost focus* 😀

GWK : Kecak/Fire Dance – Daily Performance

mmmm kalo ditanya tentang Garuda Wisnu Kencana Cultural Park alias GWK, yakin dech sodara sodari sekalian sudah pada tahu dan pernah mengunjungi tempat ini 😀

Kemarin kita *ceilehhh kita noq* Ivant, D-Nay, Adek dan Arie, berkesempatan mengunjungi cultural park ini. Gara garanya Mr. Ivant bingung mo hunting dimana. So, advice kali ini hunting di GWK. Kebetulan sekarang ada performance gratisan disana. Yup .. sekarang mengunjungi GWK sore sore gelap gelap udah nggak mubazir lagi. Kalo dulu lewat jam 6 sore aja nyampe sana sudah nggak bisa liat apa, kecuali liat lampu lampu nan jauh disana .. sekarang kita sudah bisa menikmati daily performance secara GRATIS!!!!

[Perhatian] yang gratisan itu nonton performance-nya, kalo entrance fee alias tiket masuknya tetep mbayar rek 😀 Harganya masih berkisar 15 rebu rupiah per orangnya 🙂

Daily performance -nya itu diantaranya : Rindik (music) performance, Baliense Dance, Barong Dance, Traditional Instrumen (Angkulng, Okokan, Jegog), Tektekan Colaboration + Kecak Dance.

Performance ini bisa dinikmati dari pukul 9.00 am sampai dengan pukul 6.30 pm. Dan lokasi performance-nya itu ada di tiga (3) tempat : Street Theater, Plaza Wisnu & Amphitheater. Karena tempat dan performance kadang berbeda beda, jadi siapkan telingan anda untuk mendengarkan informasi yang dikumandangkan lewat pengeras suara, biar nggak miss gitu dech hehehehehe 😀

[back to our story]

mmm tadi ampe mana yah ? oh iya ampe ajakan si Ivant buat hunting hehehehehe … trussssss akhirnya kita pun berangkat sekitar jam 5 sore dari gubuk renon 😀 mampir di Ck bentar beli mineral water plus permen, dan tibalah kita dipintu masuk GWK. Jalan terus ketemu pos I nahh disini tempat kita membeli tiket yang seharga 15 rebu rupiah tadi, trus jalan lagi ehh ketemu pos II, kalo disini tiket yg tadi kita beli itu, dirobek yang ada tulisan “CHECK” oleh bapak petugas disana. Trussss lanjut lagi,ketemu pos III disini tempat parkirnya si roda dua hehehehehehehe 😛

Baru tiba, kita sudah disambut dengan alunan musik rindik, yang sedang bersiap untuk pentas tari selanjutnya. eh iya karena tadi waktu berangkat da selisih waktu sama si Ivant, so kita nyampenya pun nggak barengan. alhasil celingukan dech nyariin tu orang. hehehehehe akhirnya ketemu juga, Ivant ma D-nay lagi nunggu kita di dekat pancuran di Street theater. Si Ivant udah ngeluarin senjata huntingnya, udah nyoba nyoba lensanya juga, udah jeprat san jepret sini, si D-nay juga udah jadi korban jepretannya 😀 sedangkan saya hanya ikut berbagi kesenangan saja 😀 *nggak punya kamera, kamera di opis lg rame dipake*

Nggak selang berapa lama, dipanggung tempat Rindik beraksi, ada yang menari nari, liat punya liat ternyata tari Jogeg. Akhirnya kita pun jalan sebentar dan menikmati lentik jemari sang penari, indah bola mata si penari waktu nyeledet dan ekspresi para penonton yang diminta untuk ngibing. Dari para Bule, Bapak Guide, anak anak SMA Tegal yang lagi berlibur sampai si D-nay (yang malu malu tapi mau) pun kebagian. Semuanya kocak habis, benar benar terhibur melihat tingkah polah mereka 🙂

30 menit kemudian, yang kita nantikan pun tiba. Kolaborasi Tektekan – Kecak & Fire Dance. Seperti yang disebutkan tadi, performance ini diadakan di Amphihteater. Memasuki panggung yang satu ini berasa sunyi. Habisnya para penontonnya masih belum ada. Cuma kita berempat dan para penari serta penyambut tamu saja 😀 tapi kita nggak gentar. KIta mantap masuk tuh area, dikasi selebaran yang bercerita tentang tarian kecak dance yang akan dimainkan. Selebaran ini Bi-lingual, Indonesia – English 🙂

Selesai tari penyambutan, dimulailah pertunjukan Kecak-Fire Dance ini. Saya, Adek dan D-Nay, duduk anteng menikmati pertunjukan, sedangkan Mr Kriwil, sibuk dengan kamera ditangannya 😀 selang berapa lama, dia pun bergabung dengan kami. Ternyata kriwil nggak mau hilang kesempatan untuk menonton show kali ini, alhasil gantian sama Adek buat jeprat jepret itu para penari.

Oh iya, Kecak- Fire Dance ini dimainkan oleh 37 orang (kalo daku tidak salah hitung). 28 Orang penari Kecak sambil memegang tektekan, 1 orang sebagai Rama, 1 orang sebagai Shinta, 1 orang sebagai Laksamana, 1 orang sebagai Hanoman, 1 orang sebagai Kijang, 1 orang sebagai Rahwana, 1 orang sebagai Rangda, 2 orang sebagai Barong, dan 1 orang lagi sebagai Sang Hyang Jaran.

Setelah selesai pertunjukan, penonton berkesempatan untuk berfoto ria dengan para penari. Kitapun nggak kalah sama pengunjung yang lain. Berpose sama barong, sama Hanoman, sama Rahwana juga sama si Kijang. Waktu sesi foto foto itu yang kasian itu penari barongnya, setiap ada yang minta foto pasti dia aduh aduh aduh karena keberatan bawa itu Barong. So, kalo mo foto ma ni Barong harus cepet cepet kesian soalnya kesakitan dan keberatan 😀 trus trus ada lagi nih yang lebih kasian. Ada yang niattttttttt buanget mau foto ama si Rama, tapi begitu mau foto eh Rama-nya ilang. udah ke belakang panggung buat ganti baju …. niatnya foto, kenalan eh malah nggak dapet apa apa …. next time kita kejar dia Pak De hihihihihi 🙂

Selesai berguarau ria sambil menikmati pemandangan seribu (kurang keknya) lampu, kita pun melanjutkan perjalanan pulang kerumah. Mampir bentar di Warung Nasi Pedes deket supernova ealah ternyata overload disana, pindah lagi nyoba ke nasi pedas dekat polsek eh langganan biasanya tutup. Terpaksa dech nyoba nasi pedas yang lain didaerah situ juga. Lumayan, cuma nggak pedas 😦 hehehehehe

Finally, kami pun berpisah. Ivant & D-nay melanjutkan acaranya kembali, dan saya pulang ke rumah 🙂

kenken hasil nge-band-nya Pak De ?? sukses ???

dan kalo ada yang tanya soal skrinsut silahkan hubungi Pak De Ivant yang kriwil dan baik hati hahahahahahahaha 😀

Holiday: Halfday working

Sehari sebelumnya :

Mr A : eh besok Korea libur ..

Me : Beneran, emang ada acara apa ?

Mr A : katanya ada pemilihan …

Me : trus…..

Mr A : ya udah karena Opis di Korea besok libur, disini masuk setengah hari saja …

Me & Team : Hurrayyyyyyyyy 😀

Begitulah, suasana di opis begitu disiarkan pengumuman yang cukup membuat hati senang. Yup holiday di opis emang rada rada aneh. Untuk reservasi dan accounting liburnya setiap minggu. Yang lainnya liburnya menyesuaikan jadwal yang dibuat. Kemudian untuk hari libur agama disesuaikan dengan penganut agamanya masing masing. semisal saya, liburnya ya pada hari raya galungan, nyepi, kadang libur kadang enggak dihari raya Kuningan, Pagerwesi dan Saraswati:D

Kalau di kalender tanggalannya berwarna merah, yang menandakan hari itu hari libur nasional, yang berarti juga (hampir) semua kantor itu tutup, di opis sini enggak. Semua bekerja kecuali yang emang dapet jadwal libur dihari itu, yang lainnya setengah hari 😀

Opis di korea itu schedulenya sama seperti pegawai PNS disini. Hari sabtu & minggu mereka libur. Sedangkan disini liburnya cuma minggu doang. Sabtu kita setengah hari (kerja dari jam 9 pagi ampe jam 2 sore) tapi seringan molor ampe jam 3 sore 😀

Trus kalau disini libur, dan di korea enggak, kita kerja setengah hari disini. Kalo yang biasa masuk pagi, pas hari kek gini ni jadi shift shift-an. Ada yang pagi ada yang siang. Agar komunikasi dengan opis korea tetep berjalan. Kalau di korea libur, disini enggak, kita setengah hari juga 😛 alasannya pertama, ada tamu inhouse yang mesti dimonitor dan kedua, karena kerjaan agak santai jadi no need to work full time (dan kadang kalo ada Boss Besar, biasanya salah satu dari reservasi disuruh libur) 😀

Hmmm … beginilah nasib bekerja di dunia parwisata, khususnya Travel agent. Karena kita mengurusi orang orang pada liburan, jadi pada saat orang libur kita kerja, pada saat orang kerja ya kita tetep saja bekerja hahahahahaha 😀

*apa ada teman sepenanggungan dan seperjuangan mengalami hal yang sama denganku?!*

Kertalangu: Fishing part 2

Yup …. ini cerita soal mancing memancing lagi 😀

Sabtu kemarin, saya dan teman teman bersemangat untuk mancing (lagi) di Kertalangu. Rencana berangkat jam 3.30 pm molor sampai jam 4.30pm, biasalah jam karet 😀

Yang on time nongol di Kertalangu itu si Ivant Kriwil, dan begitu nyampe (mungkin) dia langsung telp kasi info kalo dia sudah di parkiran. Ups …. sorry bro, tunggu yah ini saya baru mau berangkat. Alhasil saya pun berangkat sendiri dulu, buru buru, ngebut dijalanan biar cepet nyampe di kertalangu dan nyamperin si kriwil. Adek, Ivan Kadal ma Bowo masih nunggu Om Gembul di rumah 😀

Pukul 4.00 tepat saya sampai di Kertalangu, celingak celinguk nyariin si Kriwil, karena nggak nongol juga orangnya, kepaksa dech angkat henpon pencet no lelepon kriwil dan kringggg nyambung 😀 .. ternyata oh ternyata kriwil udah nunggu di gazebo deket ama kolam pancing ditemani Majalah dan sebotol pocari sweat mini 😀

Setelah meyakinkan si Kriwil untuk merubah keinginannya dari “Nongkrong” saja ke “Mancing Yukkk”, akhirnya petualang pun dimulai. Umpan pertama dilemparkan, nunggu 5 menit , umpannya Kriwil diembat, setelah ditarik ternyata ikannya nggak ada, malah kailnya nancap di atap gazebo yang berbahan jerami. Kejadian nyangkut ini berulang sampai tiga kali, bener nggak Vant ? 😀

Setelahnya umpanku diembat juga, ada ikannya juga nyangkut disana, setelah didaratan, tuh ikan dilepas dari kail sama si bapak siaga, tapi nasib mujur lagi ada pada si Ikan, bukannya masuk di keranjang ikan, eh tuh ikan malah masuk lagi ke kolam kesayangannya, dan hal ini berulang sampai dua kali *arrrgghhhhhh*

After 20 minutes, kita dapet 3 ekor ikan karper. Skor 2 buat Ivant 1 buat aku, seharusnya 3 buat aku karena itu tadi ikannya nyemplung lagi jadi nggak masuk itungan 😦 selang 5 menit kemudian gerombolan si berat pun datang sambil cengar cengir nggak karuan 😀 tanpa basa basi mereka langsung menyewa 3 pancing. Yang kebagian pancing Om Gembul, Ivan Kadal ma Adek, si Bowo jadi potograper dadakan 😀

Dan kami berlima memulai perjuangan. Dalam penantian (menanti dapet ikan maksudnya), tiba tiba dari kejauhan ada dua bocah yang berjalan rada rada cepat rada rada lambat *ini apaan sih* menuju TKP, ealahhhh ternyata Cahyo ma Chipi yang datang. Mereka ini teman di MP. Karena mereka nanyain acara wiken, ya udah kuajak aja mereka ikutan memancing 😀 semakin banyak yang ikut semakin seru acaranya ya nggak ya nggak 😉

*back to story* setelah C kuadrat datang, persainganpun semakin ketat. Umpan dilempar, selang berapa lama di”sendal” dan kailpun nancap di mulut ikan, alhasil banyak ikan yang masuk ke dalam keranjang. Biar nggak bosen nungguin tu ikan sambil bengong, mulailah acara kuliner diselipkan. Pesan Kopi, Air Mineral, buka kue bolu “senyum” Sumpia udang dan kue coklat *nah lo, ini kemping apa mancing yah* yang dapet ikan anteng anteng aja dengan pancing dan umpan dan sesekali nyeruput kopi or mineral waternya. Nah yang nggak dapet ikan ini, saking keselnya dia berpindah ke kulineran ini. Anteng nyemut kue senyum dan teman temannya sebelum akhirnya berpindah profesi (lagi) sebagai potograper dadakan 😀

Setelah mendapatkan hasil jarahan yang paling besar (lele dumbo), C kuadrat pamit pulang duluan, dan akan kembali bergabung untuk santap malam dirumah. Selanjutnya tinggal enam orang yang berkutat dengan pancing,ikan dan peluh. Sampai akhirnya waktu menunjukkan pukul 6.30 dan kita pun bergegas pulang.

Hasil Pancingan : 9,1 Kg Ikan Karper plus 1,7 kg Lele Dumbo .. total hasil pancingan kami 10,8 Kg dan menjadi pemecah rekor kedua setelah paginya ada yang mancing juga dengan hasil 11 Kg *yuhuuuuuu*

Ikan dan Lele diapain ?

– Dibersihkan
– Ikan Karper di Bakar
– Lele nya digoreng kering
Pelengkapnya ?
Sambal Terasi, Sambal Kecap, Plecing, Buah dan Soft Drink

what a wonderful life ……. thanks to GOD untuk setiap berkah dan kebahagiaan yang diberikan, thanks to all participant, untuk gelak tawa dan canda, ejekan dan kerja kerasnya hehehehehe 😀

Flashback

Kalo udah nggak ada gawean di opis, yang sering dilakukan biasanya ngecek email pribadi, jalan jalan ke blognya orang dan yang paling seru adalah ngobrol ngalur ngidul sama teman teman. Topiknya beragam dari mulai topik rumah tangga, Limited editionnya BBM, ngomongin manajemen opis sampai cerita kita di jaman bahula kala (baca : jaman SD, SMP dan SMA) 😀

Dan saya pun jadi teringat dengan masa lalu saya ……. *ada fatamorgana trus membesar membesar *cling* kita ke masa laluku* hehehehe kek di film kartun saja 😀

Tahun 1986 …..

Ini jamannya saya duduk di bangku TK (Taman Kanak Kanak). nama Tk-nya TK Kumala Bhayangkari (Singaraja). Inget waktu itu kursinya kecil mungil berwana warni, trus meja dan kursi dapetnya satu satu. Jarak antar bangku tidak begitu lebar, jadi bisa saling jambak rambut 😀

Paling seneng main hantu hantuan. Saya selalu kebagian peran sebagai Hantu-nya. Mungkin dikarenakan gigi saya yang ompong dan tinggal gigi taringnya yang menarik perhatian hihihihi …

Trus inget juga setiap sabtu, cek kesehatan rutin di klinik polrinya … dapet urutan paling pertama (karena badanku kecil jadi kalo baris selalu no satu) .. dan yang sering kena itu Gigiku. Sebulan bisa dua kali gigiku dicabut, itu sebabnya kenapa gigiku ompong 😦 kata bu dokternya karena kebanyakan makan permen ma coklat … dan mereka heran kenapa saya nggak pernah nangis kalo di cabut giginya atau pas dapet jadwal imunisasi …. saya juga nggak tau kenapa 😀

Pengalaman yang berharga semasa TK itu apa yah .. hmmmmm oh iya pentas tari di Polres Singaraja dalam rangka hari jadinya … Nari kreasi,pakai baju dalang, pendekan, trus di kepala pakai mahkota dari bunga kamboja yang dijalin, diiringi lagu Bocah Kecil- nya Vina Panduwinata … hihihihi pokoke lucu kalo inget itu 😀

Tahun 1987

Ini sudah masuk SD. Sekolahnya 6 tahun lamanya 😀 Uang jajan waktu itu seratus rupiah (ampe kelas 3) trus naik tiga ratu rupiah (ampe kelas 6). Karena lokasi sekolahku ini tidak begitu jauh dari rumah, jadi kalo uang jajan habis, saya langsung berlari menuju rumah, makan siang atau ambil cemilan yang ada dirumah hehehehehe

Pengalaman yang aneh (buat saya) … waktu duduk di kelas 5, nonjok muka temen sekelas, masalahnya dia nonjok saya duluan gara gara tasnya disembunyiin ma temen temen. Karena di kelas yg suka jahil itu saya jadi saya dijadikan sasarannya. Karena bukan saya pelakunya makanya saya tonjok balik dianya 😀

hmm yg paling gokil (masih di kelas 5) saya ke sekolah pake celana pendek adik saya (saya ma adik saya satu sekolah). Gara garanya kemarinnya saya hujan hujanan ..trus sliding slidingan gitu di halaman sekolah yang licin dan penuh lumpur .. habis itu bersihin badan di pipa air deket kelas, selesai bersih badan eh rok saya nyangkut deh dan alhasil robek dech jadinya, dan apesnya waktu itu dirumah nggak ada cadanganya semua pada basah dijemuran, jadinya biar nggak absen, saya pinjam itu celana adik saya, saya pede aja pake ke sekolah. Kirain nggak ada masalah, ternyata jam istirahat dipanggil kepsek, syukurnya beliau nggak marah setelah saya kasi tau alasan yang sebenarnya 🙂

Tahun 1993

Ini masa masa SMP. Perjalanannya aman aman saja, nggak segokil waktu SD. Kelas I masuk siang, dari rumah jalan kaki, lewat sungai dekat rumah, lewat gang gang kampung muslim, kurang lebih 15 menit nyampe deh di sekolah 😀 jalan kakinya cuma 1 semester, semester genapnya naik sepeda, hadiah dari kakak sepupuku karena berhasil masuk SMP negeri. senangnya bukan main waktu itu (sepedanya bagus sepeda federal) 😀

Kelas II, Semester ganjil dapet pengalaman kena Gejala tipus .. nggak sekolah 2 minggu ampe temen-temen kangen hehehehe 😀 kehilangan sepeda federal kesayangaku, dan digantikan dengan sepeda mini warna biru metalik dipadupadankan dengan warna putih pada keranjangnya. Yang bikin kesel, keranjang sepedaku selalu diisi kerikil atau dedaunan kering sama oknum yang tidak bertanggung jawab 😦 Waktu itu saya satu satunya siswa yang naik sepeda mini berkeranjang, lainnya ya pake federal dan kawan kawannya

Kelas III , waktunya belajar ekstra keras, karena pengen lulus dengan Danem yang memuaskan. Ikut porseni di cabang olahraga Senam Lantai 😀 olahraga yang jarang diminati tapi mengasyikan .. salto salto …. latihan di aspal deket rumah, di lapangan sepak bola, di pantai, dilantai rumah dan disasana (kalo disini enak pake matras empuk) …

Tahun 1996

Duduk dibangku SMA, mulai ikutan kegiatan ekstrakurikuler. Selain senam lantai, ikut basket, dan ikut cheerleader. Pengalaman ikut lomba di Hipocrates Cup setiap tahunnya (dapet 3 besar), Kompetisi Cheers Gadis Close Up di Surabaya (dapet juara 2) seneng banget nemu hal hal baru. Kalo soal pelajaran no worries lah … semua berjalan lancar.

Kalo soal nakal sih enggak parah parah banget, yah cuma jahil sama guru, mbolos ke kantin selama 30 menit karena udah kelaperan, nyorakin anak anak SMA lain yang lewat depan sekolah, dan mboikot guru matematika 😀

Hahhhh mengenang hal hal cupu culun kek yg disebutin diatas bener bener bikin ketawa ketiwi sendiri 😀

Menu Lunch of the week

Nggak kerasa, hampir seminggu saya menikmati makan siang di warung makan yang sama. yup … setiap siang dari kamis lalu saya menyantap makan siang di Warung Semarang. Lokasinya di jalan Blambangan 58 (kalo aku tidak salah lihat angka), sebelum pertigaan supernova (kalo datang dari arah klenteng kuta) sebelah kiri jalan.

Tempatnya bersih, menunya juga banyak. Ada beraneka macam sayur dari sayur sop, daun ubi, pecel, oseng oseng, pare, mie dan lain lainnya. Kalo soal lauknya juga banyak ragamnya. Ada ayam pedas, ayam goreng, sate ikan laut, sate cumi, sate ati + empela, sate kulit (kulit sapi keknya), weci (ote ote), tempe goreng, tahu goreng, peyek udang, ikan goreng, ikan pindang, Ikan bumbu cabe hijau, sapi bumbu pedas, ikan asin (kalo yang ini saya lebih senang menyebutnya gerang goring) dan sebagainya. Sebagai pelengkap ada sambal yang pedasnya lumayannnn mantabhhhhhh 😀

Biaya yang dihabiskan seporsi nasi campur berbeda beda tiap orangnya. Tergantung dari lauk pauk yang dipilih sebagai pelengkap nasi. Untuk sayur, penyajiannya boleh dijadikan satu ama nasi dan lauknya atau dipisah, dan tentu saja harganya berbeda.

Nah, menu yang saya pesan adalah Nasi putih secukupnya, Sayur Sop, Ote Ote dan Ikan Asin (Gerang Goring) ditambah dengan sedikit sambal sebagai pelengkap. Seporsi ini harganya Enam ribu rupiah. Ditambah segelas Es Teh atau Es Jeruk, totalnya kurang lebih Delapan ribu rupiah 😀 hmmmmmm lekkerrrrrrrr 🙂

Serupa tapi tak Sama

Open email ..

baca email dari milist ..

nemu banyak warga baru ..

open punya mbak Ratna

*Dzingggg* kaget bercampur senang dan sedikit lucu

alamakkkk ini kenapa theme sama judul It’s My Life nya sama yah ……

*kucek kucek mata lagi* beneran loh persis *speechless*

*cek lagi* untung isinya nggak sama 😀 hehehehehe

Senang ada kembarannya ….