Hari Raya Saraswati

14 April 2007

Hari Raya Saraswati yaitu hari Pawedalan Sang Hyang Aji Saraswati, jatuh pada tiap-tiap hari Saniscara Umanis wuku Watugunung. Pada hari itu kita umat Hindu merayakan hari yang penting itu. Terutama para pamong dan siswa-siswa khususnya, serta pengabdi-pengabdi ilmu pengetahuan pada umumnya.

Dalam legenda, Saraswati di gambarkan sebagai kekuatan feminin dan aspek pengetahuan, dan merupakan shakti dari Brahman.

Saraswati adalah Dewi pelindung/ pelimpah pengetahuan, kesadaran (widya), dan sastra. Berkat anugerah dewi Saraswati, kita menjadi manusia yang beradab dan berkebudayaan.

Dewi Saraswati digambarkan sebagai seorang wanita cantik bertangan empat, biasanya tangan- tangan tersebut memegang Genitri (tasbih) dan Kropak (lontar). Yang lain memegang Wina (alat musik / rebab) dan sekuntum bunga teratai. Di dekatnya biasanya terdapat burung merak dan undan (swan), yaitu burung besar serupa angsa (goose), tetapi dapat terbang tinggi .

Dewi Saraswati digambarkan sebagai sosok wanita cantik, dengan kulit halus dan bersih,adalah perlambang dari ilmu pengetahuan suci akan memberikan keindahan dalam diri

berpakaian dengan dominasi warna putih, sopan menunjukan akan pengetahuan suci membawa pada kesahajaan, duduk atau berdiri diatas bunga teratai, dan juga terdapat angsa yang merupakan wahana atau kendaraan suci dari Dewi Saraswati, yang mana semua itu merupakan simbol dari Kebenaran Sejati, dalam pengarcaan sering juga terdapat merak.

digambarkan memiliki empat lengan yang melambangkan empat aspek kepribadian manusia dalam mempelajari ilmu pengetahuan: pikiran, intelektual, waspada (mawas diri) dan ego.

. Di masing masing lengan, menggenggam:
* Lontar (buku), adalah Weda, yang melambangkan universal, abadi, dan pengetahuan sejati.
* Ganitri (Mala, Tasbih, Rosario) melambangkan kekuatan meditasi dan pengetahuan spiritual.
* Wina (kecapi), alat musik yang melambangkan kesempurnaan seni dan ilmu pengetahuan.
* Damaru (kendang kecil).

Angsa merupakan simbol yang sangat populer yang berkaitan erat dengan Saraswati sebagai wahana (kendaraan suci). Angsa juga melambangkan penguasaan atas Viveka dan Vairagya yang sempurna, memiliki kemampuan mensarikan susu dari lumpur, memilah antara yang baik dan yang buruk. Angsa berenang di air tanpa membasahi bulu-bulunya, yang memiliki makna filosofi, menjalani kehidupan layaknya orang biasa tanpa terbawa arus keduniawian.

*diambil : dari beberapa sumber ^ _ ^

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: