Tajog/Enggrang

Jaman dulu, kita sering melihat anak-anak dan orang dewasa bermain tajog. Dalam setiap perayaan tujuh belasan pun permainan yang tergolong masih tradisional ini sering dilombakan.

Sekarang ini udah jarang sekali anak anak dan orang dewasa memainkan tajog ini. entah apa alasannya, permainan tradisional ini (seakan-akan) mulai ditinggalkan.

SEKILAS INFO

Tajog adalah sepasang bambu yang difungsikan sebagai kaki, sehingga orang yang menggunakannya kelihatan jangkung dan langkanya panjang..

Cara pembuatannya pun tidak susah susah amat (menurut orang yang pernah membuatnya) :D

Siapkan dua batang bambu yang panjangnya sama. Kemudian sesuaikan dengan ukuran. Kalo anak anak biasanya panjangnya sekitar 1,65M dan untuk orang dewasa sekitar 1,85M - ini berdasarkan itungan mengira ngira :D. Pada Bagian bawah dipasang kayu pipih berbentuk siku siku sebagai tempat pijakan. Agar pijakan terasa nyaman, sesuaikanlah ukuran kayu dengan ukuran telapak kaki.

Permainan Tajog ini termasuk permainan yang gampang gampang susah. Gampang sewaktu melihat dan susah sewaktu mempraktikannya :D

Keseimbangan badan sangat diperlukan pada saat melakukan permainan ini, kalo tidak bisa menyeimbangkan badan maka berjatuhanlah kita nanti.

Dulu, sewaktu masih menggunakan seragam putih merah saya pernah mencoba permainan ini. Belajar seharian,  baru bisa jalan beberapa langkah .. eh langsung nyungsep di halaman hahahahaha … keseimbangan belum stabil .. tapi lama lama bisa juga, dan sumpah ni permainan seru banget. apalagi kalo sudah mahir, dipake lari larian weeee keren habis.

*Teringat anak kecil yang bermain tajog sambil membawa canang sore kemarin*

Mount Agung Trip :)

Sabtu kemarin ( 14 June 2008 ) bersama teman teman BOC berangkat menuju desa Selat Karangasem dengan semangat 68% berjuang mendaki puncak tertinggi di Bali. Yup anda benar teman .. kami mendaki Gunung Agung.

Dua hari sebelumnya (kamis) kami berkumpul dirumah komandan SIDHAR untuk membicarakan trip kali ini. Mendiskusikan darimana startnya, perlengkapannya apa saja, dan hal hal apa saja yang perlu diperhatikan. Untuk start kami menentukan dengan cara voting, karena ada beberapa teman yang ingin menjajal trip ini melalui jalur Besakih, sedangkan menurut komandan paling ciamik itu lewat Selat (Pasar Agung) kalo saya sih ngikut saja, secara ini trip pertama saya ke Mt.Agung jadi ikut apa suara terbanyak sajah hehehehehehe

Akhirnya keputusan pun di dapat, dari hasil voting 10 berbanding 2 suara, Jalur Selat (Pasar Agung) menjadi pemenangnya. Kemudian komandan memberitahukan apa apa saja yang perlu dibawa.

Jumat, sambil bergowes ria saya dan yanuar berburu perlengkapan, Jaket Tebal dan Sleeping Bag. Atas pawesik dari Guru Hendra akhirnya kami menemukannya di PETUALANG, disana tanpa dinyana dan diduga kami bertemu Giri (Ganan) yang lagi hunting sepatu untuk mendaki :D yangsepatubarunyaberkenalandengan sepatutipislamaku :P

Sabtu, hari yang ditunggu tunggu pun tiba. Saya berangkat ke kantor seperti biasanya, dan dengan jurus andalan meminta ijin untuk pulang lebih awal dari biasanya (normal pulang jam 2 kemarin saya ijin pulang jam 12) tentu saja setelah semua pekerjaan saya selesaikan :)

Nyampe di rumah, packing pun dimulai.

Perlengkapan :

  1. Ransel - otomatis ini buat tempat barang barang bawaan ;))
  2. Sleeping Bag - kalo ngantuk tinggal gelar ini saja
  3. Senter + Baterai cadangan - as penerangan
  4. Baju Ganti - kalo pengen ganti baju ditengah perjalanan or setelah perjalanan selesai :D
  5. Topi, Hand warmer, jacket
  6. Sepatu (yg tebal dan kokoh dimedan berpasir dan berbatu) + kaos kaki - biar aman dan nyaman
  7. Mineral Water (minimal 4 botol 1,5 lts dech) - biar nggak kehausan dong :D
  8. Mie (Cup or bungkus)
  9. Roti
  10. Snack
  11. Coffee or Tea or Energen

Jam 1.45 buru buru menuju BO untuk bergabung bersama teman. Kirain telat ternyata ow ow baru 5 ekor saja yang sudah ready :D so nunggu dech kurang lebih sejam setengahan gitu, ampe ngantuk ini mata :( . Akhirnya berkumpul juga para pesertanya. Dan kamipun berangkatttttttt!!!!

2 jam perjalanan menuju Selat, konvoi sempet tercecer di By Pass Ketewel tapi akhirnya kami jadi satu juga. 11 sepeda motor memeriahkan konvoi ini :D Sampai di Selat kami mampir bentar di warung untuk mengisi perut. then tancap gas lagi mengikuti liak liuk jalan menuju Pura Pasar Agung.

6.30pm tiba di areal parkir Pura, melemaskan badan bentar (karena capek naek motor) kemudian mulai menapaki anak tangga menuju pelataran Pura lumayan juga sebagai pemanasan :D then kami pun beristirahat disini sembari menunggu kloter kedua datang. Udara sangat dingin dan memaksa kami untuk membuka perbekalan .. kompor dinyalakan dan air hangat pun mulai dimasak. Kopi sachet-an pun sudah siap di dalam gelas, 5 -10 minutes kopi siap disruput rame rame … *srulppppp hmmm hangattttttt :D*

Sejam dua jam kloter kedua masih belum nongol juga, tiba tiba dikejutkan dengan permintaan maaf dari Mas Hendra.

“Pren .. semuanya maap ya saya tidak bisa ikut pendakian kali ini, ada suatu hal yang harus saya bereskan di Mojokerto, saya harus balik saat ini juga”

“lah koq gitu, padahal kan udah siap tuh ? udah pake celana baru pula :D”

* hehehehe sori sori ini bener bener urgent ..saya harus balik sekarang juga”

yahhhhh nggak seru dong*

Bener bener nggak seru habis waktu denger kata kata itu. Soalnya yang paling semangat untuk mendaki itu Mas Hendra. semua dipersiapkan dengan sempurna. Tapi karena hal urgent tersebut beliau tidak dapat ikut bersama kami. Dan akhirnya kami pun menjarah perbekalannya hahahahahahahahaha tengkiyuh somat mas :D

waktu menunjukkan pukul 11 malam, dan semua peserta sudah lengkap. kamipun membuat lingkaran, mendengarkan briefing dari Om Bambang dan tidak lupa berdoa bersama demi keselamatan perjalanan ini. Dan kami, 25BOCAH PETUALANG siap menjajal puncak tertinggi di Bali :)

Dari awal perjalanan kami disuguhi tanjakan tanjakan yang lumayan melelahkan. Medan pertama yang kami lalui jalan setapak bertanah dan berkerikil dengan hutan rimbun disekelilingnya. Kemudian kami melewati jalanan berpasir dan berkerikil dengan tanjakan yang semakin curam. ketiga bebatuan tanpa tumbuhan hanya rumput rumput liar menghiasi sekitarnya.

Beberapa kali kami sempat beristirahat, mengembalikan nafas yang sudah mulai ngos ngosan sambil menunggu teman yang tertinggal. satu setengah jam perjalanan, saya pun merasa capek, ternyata itu karena beban yang saya bawa lumayan berat. alhasil untuk memperingan beban saya Om heru dengan senang hati menukar ranselnya untuk saya bawa, yang ternyaya ransel Om Heru sangat sangat ringan tengkiyuh Om

3/4 perjalanan kami beristirahat cukup lama. Kalo tidak salah nama lokasinya Telaga Mas. Membuka perbekalan, membuat coffee, Energen, membuat api Unggun dan bernarsis ria …. tiba tiba Om Sidar minta diambil foto sambil membawa sebotol kecil mineral water yang siap untuk disiramkan diatas kepala Om Bambang .. ternyata oh ternyata hari itu hari special Om Bambang. Yup … dia berultah malam itu, dan kamipun beramai ramai memberikan selamat dan merayakan sekedarnya ditengah cuaca dingin yang diterangi dan dihangatkan dengan bara api unggun :) oh iya sebelum tiba ditempat ini, Anis peserta paling muda mendapat Jackpot sehingga kami harus ekstra hati hati menjaganya.

Dingin mulai menyusup ke tulang, dan kamipun siap melanjutkan perjalanan kembali. Setapak demi setapak jalan bebatuan dan berpasir kami lewati. Langit begitu cantik malam itu. Dengan awan yang sangat tipis, langit keliatan begitu bersih dan wajah rembulan begitu anggun disela selanya, bintang jatuh pun menghiasi angkasa. Benar benar kuasa Tuhan yang tiada taranya, saya begitu takjub melihatnya, dan tak henti-hentinya bersyukur atas apa yang saya dapat malam itu. Memohon kekuatan dari alam semesta agar kami semua berhasil tiba di puncak dengan selamat dan sehat :)

Bulan semakin menghilang dari peredaran, menandakan pagi akan segera tiba. Kamipun mulai bersemangat agar sampai puncak sebelum sang surya muncul dari ufuk timur. Jalan yang ditempuh semakin ekstrim saja. Memanjat tebing bebatuan, menyusuri pinggiran jurang dan perlahan lahan kami pun berhasil mencapai Puncak tertinggi di Bali … GUNUNG AGUNG HERE I AM :)

Kamipun mulai bernarsis ria. Merayakan kesenangan yang tiada tara. Tidak lupa sembahyang atas rahmat yang diberikan-Nya. Menikmati sunrise yang perlahan lahan muncul dengan indahnya, mengagumi alam semesta yang begitu manisnya dan mensyukuri bahwa saya diberikan kesempatan untuk melihat, menikmati dan merasakan semuanya :) seperti negeri diatas awan rasanya berada di puncak. saya benar benar bahagia, bisa menikmati bersama teman dan sahabat tercinta :)

satu setengah jam berada di puncak rasanya belum puas bagi kami, tapi apa daya kami harus turun segera sebelum kepanasan diperjalanan. Tetap dengan gaya narsis (foto foto ria maksudnya) kami meyusuri jalanan yang ternyata WOW banget karena semalam tidak melihat dengan jelas medan yang ditempuh, jadi waktu pulangnya rada rada ngeri juga ternyata itu medan benar benar GILA hahahahahaha

2 jam perjalanan mulai ni kaki nangis nangis, secara udah gempor sepedaan di hari jumatnya. dan sekali lagi masalahnya adalah beban yang saya bawa. Padahal tuh ransel udah dikurangi isinya tapi tetep aja berat. Akhirnya Om Taufik (lagi lagi) dengan baik hatinya menukarkan ranselnya dengan ransel saya. Dan saya pun bisa melenggang dengan sedikit tenang :D matur nuhun kang
Sisa setengah perjalanan lagi, udah kerasa ni kaki maunya dilepas (kalo bisa) dan diganti dengan kaki cadangan. tapi apa daya imajinasi tak kesampaian, jadinya berusaha sekeras mungkin dan dibantu doa agar bisa sampai di parkiran pura dengan selamat. Saya melangkah udah kayak para tentara yang lagi baris berbaris, saking sakitnya ini kaki dipakai untuk menuruni gunung ini. Pelan tapi pasti akhirnya kami tiba di parkiran HURRAYYYYYYYY HOREEEEEEEEEEEE :D
10 orang pertama tiba di parkiran dengan selamat, langsung saja kami menyerbu warung untuk menikmati pop mie untuk mengisi perut yang udah keroncongan D setelah berbersih kita istirahat, maunya tiduran tapi karena rame orang sembahyang jadi tidak bisa beristirahat di pelataran pura, jadinya kami menunggu mobil-mobil diparkiran berangkat pulang. 10 menit menunggu akhirnya datang juga giliran kami beristirahat. Gelar sleeping bag, gelar jas hujan, dan kamipun beristirahat (tidur) di areal parkir yang beraspal D
Satu jam setelahnya, teman yang lainpun mulai datang. Dan kamipun siap untuk kembali pulang )
Perjalanan yang melelahkan dan sangat sangat mengasyikan. GUNUNG AGUNG You Are ROCK!!! tunggu kami lagi ya … jikalau tidak ada halangan kita bertujuhbelasan bersama lagi hehehehehehe kenken BOC NEXT TRIP ??????
Para Peserta : Arie, Aim, Adip, Anis, Amik Sendal Jepit (sang mentor), Arip, Bambang, Baskoro, Cobain, Didi Sendal Tulang, Ester, Giri (ganan), Heru, Ivant, Komang, Noviar, Pondal, Ratna, Sharka, Sabina, Sidharta (sang komandan), Taufik, Thereska, Yanuar
Ketinggian Gunung Agung : 3.142 mdpl (3.031 meter)
Waktu Tempuh : Mendaki +/- 8 jam, menurun (halah) +/- 4 jam

NOTE :

  1. Jangan membawa makanan yang terbuat dari daging sapi. (untuk keamanan bersama)
  2. Kalo lagi HAID (bagi kaum perempuan) jangan coba coba dech mendaki itu Gunung
  3. Usahakan tidak mendaki bersamaan dengan Piodalan di Pura yang ada disekitarnya
  4. Jagalah Ucapan dan Tindakan anda pada saat pendakian
  5. Bersahabatlah dengan Alam :D

Gowes - Inspection - Gowes = Asyik Dech

Kemarin diriku seharian tidak di opis, tidak mantengi komputer dan tidak menikamti kehidupan di dunia maya *halah* secara kemarin itu diriku dan diri mereka (Mbok Yanti as a Guide and Ms Jeong Mi Hee as a VIP Guest from Busan Agent) berkeliling keliling villa for doing Inspection. Schedule-nya kita meng-inspeksi 10 Villas, 7 Villas di daerah Seminyak dan Kerobokan 3 Villas di Sanur area. Janji sama guide ketemu di opis jam 8.30 dan janjian ketemu sama tamu di lobby Hard Rock Hotel jam 9 pagi.

Alhasil, pagi pagi diriku sudah bersiap siap. Nyipain baju, nyiapin perlengkapan mandi, nyipain helm, handwarmer, botol minum dan nyiapin sepeda *Wo makaci ya udah buat itu sepeda jadi kinclong* begitu selesai semuanya diriku pun ready to go bersama si kuning yang berwajah baru karena ditambahkan stiker bike to work pada bodynya *makaci adek* jadi tambah pede aja gowes tu sepeda :D

30 Menit ngegowes tibalah diriku di opis, cepet cepet deh ngelap keringat yang bercucuran trus berberes dikamar mandi. On time 8.30 am sudah ready go to Hard Rock Hotel. Tiba di Hard rock 8.20 am, nunggu bentar di Lobby, akhirnya itu tamu nongol juga.

Inspection pertama itu di Hardrock, liat Deluxe Pool nya, main pool, Gym, restaurant, center stage trus foto foto trus selesai dah, trus lanjut ke jadwal selanjutnya. Inspecition ke Sun Island Boutique Villa, Anantara Seminyak, Sofitel Seminyak, The Amasya, The Kunja VIlla dan terakhir untuk di Seminyak - Kerobokan Area kita meng-inspeksi Jays Villa - villa baru di tegal cupek dan belum soft or grand opening.

Waktu menunjukkan pukul 2.00pm ketika makanan yang kita pesan untuk lunch ready untuk disantap. Lunch kali ini mencoba masakan di R.AJA’s restaurant di dekat Supermarket Bintang - Seminyak Area. Makanan yang dipesan Indonesian mixed satay 2 porsi including nasi (boleh milih nasi putih or nasi goreng), 1 Nasi Goreng Ayam, 2 Nasi Goreng Seafood Hot Plate, untuk minumnya pesan 1 Diet Coke, 1 Ice Tea, 1 Ice Chocolate Milk, 1 Hot Tea. Soal rasa, makanan di R.AJA’s resto ini lumayan enak, kalo untuk minumnya kurang begitu menggoda secara nggak berasa manis sama sekali :D soal harga menghabiskan dana sebesar 235.400 rupiah, silahkan dinilai itu harga murah apa tidak ???? :D

Next pukul 3.00pm meluncur ke daerah sanur, kembali melaksanakan tugas melihat lihat dan menginjak injak bumi (baca: jalan jalan) di villa punya orang. Sanur area kita mengunjungi Parigata Spa Villas yang kolam renangnya kecil banget, keknya hanya cukup buat berendam saja, trus Aston Legend, trus Mahapala VIlla - villa baru disebelah Hotel Inna Shindu yang baru dibuka maret kemarin.

Selesai Inspection, perjalanan dilanjutkan menuju Lavender Hotel & Spa di daerah by pass ngurah rai sana. Dulunya hotel namanya perdana dadi tapi sekarang sudah ganti nama jadi Lavender Hotel & Spa. VIP guest menikmati 2 Hrs aroma oil massage setelah seharian jalan jalan, saya dan guide kecipratan juga. Karena staffnya baik hati dan bermurah hati, kami juga dapat 1 Hr Foot Massage. Seneng juga itung itung pelemasan otot setelah jalan jalan dan bersiap siap untuk gowes pulang ke rumah.

Pukul 6.30 pm nyampe juga daku di opis. Buru buru dech ganti baju trus ngacir bareng si kuning di kegelapan malam. Si kuning belum punya mata yang bercahaya, jadi kalo dibawa night riding rada rada ngeri juga. Habis jalanan nggak terlihat jelas, ditambah lagi lampu lampu jalan ada yang matek udah dech extra keras ini mata bekerja untuk berkonsentrasi biar nggak nyemplung di lubang dan parit parit kecil di pinggir jalan.

*Sigh* perjalanan yang melelahkan tapi mengasyikkan dan menyenangkan. Apalagi ditengah perjalanan terima telpon kalo dijemput dan ditungguin di daerah kerta petasikan sana … *thanks a lot my dear* hiyaaaaa bener bener hari yang menyenangkannnnnnnn !!!!! :)

RUMUS OF THE DAY : Gowes + Inspection + Gowes lagi = Asyik Dechhhhhhh :D

“pagiharinyabersepedadibypassmakimakisedantengilyangmainnyeruduksaja”

[B2W-Bali] Gowes to Nikko

Sabtu , 31 May 2008 ….

Setelah menyelesaikan tugas dan tanggung jawab plus menyerahkan “surat sakti” (baca : surat ijin) kepada Mister Dir sang penanggung jawab absensi, saya bisa bernafas lega :) akhirnya saya bisa kabur dari opis dan bergabung dengan kawan kawan B2W untuk Bersepeda .. Yup sekali lagi KABUR untuk BERSEPEDA hahahahahahaha :D *celingukan takut ada yg ngemplang dari belakang*

Jalur kali ini menjajal jalur selatan Pulau Bali. B2W Gowes to Nikko. Perkiraan medan yang akan dilalui 30% On Road dan 70% Off Road.

Start dari rumah jam 5.30 pagi menuju pertigaan airport dan berkumpul di bawah kaki Bli Ngurah (baca : patung ngurah rai-airport) Jarak tempuh dari Rumah menuju lokasi bli ngurah berdiri itu sekitar 45 menit *lumayan untuk pemanasan* Om Arief dan Om Danu udah nangkring duluan disana. Kemudian disusul Alex, Nicky, Aswar, Om Agung dan yang terakhir Om Dodi yang keliatannya baru terjaga dari tidur hehehehehehe

Diawali dengan DOA kami 9 bocah petualang *wink wink* siap beraksi :D ……. NIKKO TUNGGU KITAAAAAAAA …….. hahahahahahahaha *pahlawan bertopeng mode ON*

Dari Patung Ngurah Rai sampai dengan perempatan tanjung Benoa trek lurus lurus saja, gowes sepeda pun santai santai saja. Semua berjalan aman tentram. Setelahnya di Jalan Silitiga tantangan pertama siap dihajar

siap siap ada tanjakan, pastikan over gigi dengan baik, atur di yang paling kecil” Om Dodi memberikan Instruksi.

Tantangan kedua, tanjakan menuju The Bale, ini lumayan banget genjotnya, dua kali lipat dari tanjakan awal. *glek glek glek … haaaaa legaaaaaa hausnya rada rada ilang* :P Jalanan pun kembali datar.

Belum selesai menetralkan kembali otot otot kaki yang mulai melemah sudah dihadapkan dengan tantangan ketiga,persis sebelum Hotel Nikko, saya menyebutnya “TANJAKAN SETAN” *doraemon mode ON* treng teng teng teng teng ……. dengan semangat empat puluh lima kaki menggowes itu pedal, berusaha tidak tertinggal oleh teman teman dan berusaha tetep mengayuh sampai di Jalan datar .. akhrinya berhasil juga melewatinya.

Tanjakan nggak habis sampai disini saja. Ternyata masih banyak tanjakan yang menanti. Tanjakan berikutnya berhasil membawa saya mendapatkan jackpot .. yup JACKPOT hahahahahaha *LOL*

Fase ON-ROAD boleh dibilang dilewati dengan cukup baik, saatnya sekarang menuju fase OFF-ROAD. Berbekal informasi dari Sang Rektor, kami para bocah petualang menelusuri jalan yang nggak ngerti ujung pangkalnya dimana.. pokoknya Hajar Blehhhhhh … kalo tersesat toh juga masih di Bukit *gedubrak*

Medan yang dilalui kali ini jalannya berkapur, berbatu, berpasir, berumput . Sempet bingung juga, karena seeprtinya kita hanya berputar putar di daerah bukit dekat Hotel Nikko itu saja.

Kalo kesini tembus mana pak ?

Kalo liwat jalan berbatu ini tembusnya dimana pak ?

Bu .. niki jalannya tembus kemana nggih ? Kampial napi Bali Cliff ?

Begitulah perjalanan kali ini penuh dengan tanda tanya. daripada malu bertanya sesat di jalan mendingan malu bertanya ya diem aja hahahahahaa *iki maksude opo toh*

akhirnya semua fase terlewati, sampai akhirnya kita menemukan peradaban kembali. Mampir bentar di warung daerah kampus unud untuk mengisi BBA (pan kalo motor BBM kalo bersepeda cukup BBA - Bahan Bakar Air, biar nggak dehidrasi hehehehe). Dan kitapun melanjutkan perjalanan pulang ….

Sebelum pulang, kita mampir bentar ke rumah om Dodi, disana udah ada Tante Caroline yang baik hati sedang menyiapkan minuman dingin buat kita. Eh ada cemilannya juga loh Ote Ote Udang uenakkkk buangetttt *ajarin buatnya dong tante* Setelah istirahat cukup sambil mengobrol ria saya pun berpamitan ….

Thanks a lot Friend ……. pengalaman yang bener bener indahhhhhh ….. semoga tetep bisa menjalankan rutinitas seperti ini kalo bisa ganti schedule ke hari Minggu yukkkkk bair tak bolos kerja lagi hahahahahaha Makaci ya Tante atas jamuannya, besok jangan lupa Jagung Bose -nya ……..

Foto Foto bisa dilihat disini

PMS - Pre Menstrual Syndrome

Ini nich yang sering dialami oleh kaum wanita menjelang kedatangan tamu yang tidak diundang setiap bulannya. 7 hari (bisa lebih bisa kurang) sebelum hari-nya biasanya nech ya mood nggak enak banget, sensitif, emosi naik turun, trus semua keadaan keknya berbanding terbalik dari biasanya. Padahal kalo dirasa rasa kejadian atau hal hal yang dialami sama saja seperti hari hari biasanya. Cuma kalo sudah deket deket hari-nya semua terasa berbeda .. semua tiba tiba menjadi nggak mengasyikan, aneh dan semua rasanya NGGAK LUCU :(

Kerja jadi malas malasan, badan kerasa sakit semua, bawaannya pengen marah melulu dan kalo sudah begini temen temen langsung dech ngemeng kek gini, “dirimu lagi PMS yach” hehhhh PMS itu apaan yah ? *OON mode ON* :D

Saya cuma tau kepanjangannya, dan hanya mengartikan sesuai dengan pengertian saya saja. Bahwa PMS itu adalah hal yang sering dialami oleh wanita sebelum masa haid datang. Kemudian iseng isenglah daku mencari dan bertanya kepada Mbah Gugel yang baik hati dan selalu siap menjawab semua pertanyaanku. Hasilnya :

Pre Menstrual Syndrome (PMS) adalah sekumpulan gejala berupa gangguan fisik & mental, dialami 7-10 hari menjelang menstruasi dan menghilang beberapa hari setelah menstruasi. Keluhan yang dialami bisa bervariasi dari bulan ke bulan, bisa menjadi lebih ringan ataupun lebih berat dan berupa gangguan mental (mudah tersinggung, sensitif) maupun gangguan fisik. Diperkirakan kurang lebih 85% wanita usia produktif antara usia 25-35 tahun mengalami satu atau lebih gejala dari PMS. Hanya 2-10% menunjukkan gejala PMS berat (Premenstrual Dysphoric Disoder/PMDD).

Kemudian gejala gejala yang paling jelas dirasakan (pada umumnya) sebagai berikut :

Gelaja Fisik
-Kelemahan umum (lekas letih, pegal, linu)
-Acne (jerawat)
-Nyeri pada kepala, punggung, perut bagian bawah
-Nyeri pada payudara
-Gangguan saluran cerna misalnya rasa penuh/kembung, konstipasi, diare-Perubahan nafsu makan, sering merasa lapar (food cravings)
Gejala Mental
-Mood menjadi labil (mood swings), iritabilitas (mudah tersinggung), depresi, ansietas
-Gangguan konsentrasi
-Insomnia (sulit tidur)

Gejala fisik dan mental yang terjadi pada PMS bervariasi dari ringan maupun berat. Penyebab PMS diduga melibatkan faktor hormonal, metabolisme serta akibat pola hidup yang tidak sehat terutama faktor nutrisi.

Berikut tips-tips untuk mengurangi gejala PMS :

  • Terapkan pola nutrisi yang sehat (rendah lemak dan garam, tinggi protein, vitamin dan mineral). Perbanyak porsi buah-buahan, sayur mayur, gandum yang tinggi serat. Jika diperlukan, dapat ditambahkan makanan kesehatan (food supplement) yang berupa multivitamin seperti kalsium yang dapat mengurangi rasa kram, Vitamin E untuk mengurangi rasa nyeri pada payudara, keletihan dan insomnia serta Vitamin B6 untuk mengatasi keletihan, iritabilitas dan mood swings.
  • Hindari makanan dengan kadar garam tinggi, makanan manis, kafein, alcohol.
  • Selalu melakukan olahraga rutin.
  • Tidur cukup minimal 8 jam/hari.
  • Hindari rokok.
  • Hindari stress berkepanjangan.
  • Terapi relaksasi (hipnoterapi, terapi warna, meditasi, aromaterapi dsb).

So …. ladies selamat menjalankan tips tipsnya :D

sumber : dari sini

[Bike to Work] Menjajal jalur Denpasar - Luwus

Bersepeda adalah hal yang paling santai dan mengasyikan. Apalagi kalo dilakukan bersama sama alias rame rame. Bersepeda membantu mengurangi polusi udara, mengurai penggunaan BBM dan juga membantu kita untuk menjaga badan tetap segar dan sehat :)

Hari Rabu dapet ajakan dari Bli Andre via comment di Blog buat ikutan menjajal jalur Denpasar - Luwus, sabtu 17 mei 2008, bersama anak anak B2W.

Rute yang akan dilalui sebagai berikut (dari blognya Pak Adi)

Pertigaan Gatsu Barat –> (lurus keutara sampai Pertigaan mentok belok kanan) –> Pasar Sempidi (kita melalui jalan Raya sedikit) –> (Lurus keutara sampai Perempatan Lukluk) –> Dari perempatan Lukluk ini kita akan melalui jalur pedesaan tapi masih tetap on road –> (Lurus keutara) –> Desa Penarungan –> Desa Baha –> Tembus di daerah Banjar Sayan (Didaerah Perusahaan Coca Cola) (Jalan Raya Denpasar-Singaraja) –> Lurus keutara sekitar 15 Km –> Sampai di daerah tujuan (Br Belah, Desa Luwus, Baturiti, Tabanan)

Sewaktu membaca rute ini, saya sudah bisa membayangkan jalan yang akan dilalui, karena rute ini adalah rute yang biasa saya lewati kalo pulang kampung, jadi rada rada siap dikit dengan medan yang akan dihadapi :D

H-1

Dari pagi udah sibuk ngobrolin rencana buat esok hari. Sepeda tambahan, baju dan perlengkapannya. Di rumah cuma ada satu sepeda, kalo berdua ikut otomatis perlu satu sepeda lagi. Nah yang jadi masalah adalah siapa yang sepedanya bisa dipinjam untuk acara ini. Udah bingung plus hopeless karena nggak nemu nemu juga siapa gerangan yang jadi penyelamat kali ini. Ditambah dengan kerjaan dikantor yang kejar tayang membuat ni otak berpikir semakin lambat dan semakin out of control :D (hiperbola dikit yah) :P

Finally, agak sorean dikit, setelah beberapa kerjaan sudah terselesaikan, kutemukan juga dua kandidat yang bisa jadi juru selamat. Mas Egy & Mas Alex (temen kantorku). Tapi ternyata, sepeda Mas Egy tidak bisa dipakai karena rodanya kempes, berhubung kita nanyanya hari sudah malam jadi batal pinjam di Mas Egy, secara gitu loh nggak ada bengkel yang buka, hiks saya sudah pasrah … tinggal satu harapanku Mas Alex. Dari rumah Mas Egy, Kami langsung tancap gas menuju Kuta, kerumah Mas Alex. Akhirnya kita dapetin juga itu sepeda … matur sembah nuwun Mas atas bantuannya hehehehehe … dan kita pun pulang dengan senang. Eits …. tunggu dulu, perjuangan belum selesai. Acara membawa ni sepeda menuju rumah penuh dengan perjuangan juga. Beberapa kali hampir terpelanting gara gara tuh sepeda mefet mefet ke sepeda motor yang kita kendarai. Syukurnya tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan, dan kitapun bersama sepeda selamat sampai dirumah hehehehe Thanks GOD :)

THE DAY

Waktu menunjukan pukul 3.30 pagi, mataku sudah terbuka lebar, minum segelas air putih dan kemudian menyiapkan barang barang yang dibawa. Baju ganti, handuk kecil, air mineral, teh campur garam dan cemilan, di pack dalam satu tas :D

Dilanjutkan dengan mandi, airnya dingin tapi sangat menyegarkan, dan membuat mata ini siap untuk diajak bersepeda dipagi hari. Setelah semua ready, 4.45 am berangkatlah kami menuju Hero supermarket di daerah Teuku Umar- Simpang enam untuk bertemu dengan Bli Andre. Ternyata dari rumah menuju Hero melalui Puputan renon - teuku umar memerlukan waktu 15 menit hhhmmmm lumayan juga yah buat pemanasan :D

Selang 15 menit kemudian, Bli Andre sudah ikutan nangkring di Simpang enam. Kali ini kita menunggu Pak Adi. Setalah kumpul, kami berempat melanjutkan perjalanan dari Simpang enam menuju Gatsu Barat untuk bertemu teman teman yang lainnya. Melalui jalan nusa kambangan - imam bonjol - Thamrin - Wahidin - Setia Budi - Cokroaminoto - Ubung - akhirnya kita sampai juga di Tiara Gatsu. Tunggu punya tunggu acara pun dimulai tepat pukul 6.30am. Kami, 11bocah petualang siap menjajal jalur yang sudah ditentukan, SERBUUUUUUUUUU!!!!!!!! :D

Start awal tidak terasa capek, kaki masih asoy geboy genjot itu pedal. Jalanan masih terasa lurus dan adem adem saja. Memasuki Desa Penarungan, haus dan capek mulai menemani. Jalanan keliatan lurus kalo naik sepeda motor , tapi dengan sepeda gayung sangat amat jelas terlihat dan terasa kalo jalan ini sedikit menanjak. Meskipun capek, tetep saja saya bersemangat, karena para senior (yang sudah terbiasa) jauh di depan saya, dan saya berusaha untuk mengejarnya. Capekpun mulai hilang, ditambah dengan pemandangan sawah yang terbentang disepanjang jalan membuat saya menikmatia perjalanan ini. setelah tikungan rehat bentar kemudian perjalanan kita lanjutkan lagi.

Memasuki Desa Baha, mulai saya diselimuti rasa dredeg. Karena tau jalan ini turunan dan tanjakannya cukup tajam. Dengan semangat saya genjot itu pedal agar bisa melewati tiap tanjakan, tapi akhirnya saya tumbang juga. Di tanjakan kedua setelah jembatan saya menyerah, padahal tinggal sedikit lagi tapi apa daya kaki tak sampai :D sepeda pun kutuntun sampai jalan datar :(

Next perjalananpun dilanjutkan, sampai pertigaan jalan besar Mengwi - Singaraja, saya berhenti sebentar. Mengisi “bensin” (baca: air mineral) :D, dan genjot pedal kembali dilanjutkan. Sekilo demi sekilo jalanan kami tempuh. Beberapa Kali istirahat sambil bernarsis ria hahahahaha :D dan akhirnya kami pun tiba di Lokasi yang menjadi peristirahatan … yaitu … rumah Pak Adi sekitar pukul 10 kurang 15 menit, dan ternyata beliau yang punya hajat untuk kali ini :D

Lagi capek capeknya, disuguhi Es Degan fresh from the tree hehehehehe aseli uenak buangettttttt tanpa sari manis dan penyedap lainnya 1000% TOP MARKOTOP :D … trus MAKAN MAKAN dengan menu yang super duper sehat Telur Rebus pake sambal, Urap, Sayur kuah pake daging ayam, Ayam suir suir, Mentimun dan sambal hmmm lekker .. dan dessertnya Semangka plus krupuk yang ketinggalan :P

after rehat rehat bentar, ketika waktu menunjukkan pukul 12.30 kita pun bersiap menuju Denpasar. Kali ini tidak melewati jalur on road seperti awal kita berangkat. KIta melewati jalur off-road, yang denger denger jalur ini juga sering digunakan oleh SOBEK Adventure untuk Cycling Tournya.

Yang bikin asyik melewati jalur off-road ini adalah pemandangan dan udaranya. Sejauh mata memandang hanya ada pematang sawah, dan gubuk mungil disekitarnya. Anak anak kecil berteriak teriak karena mereka mengira kita adalah tourist yang sedang touring hihihihihi … trus banyak BONUSnya juga alias banyak turunannya dan DISKONnya alias jalan lurus lurus saja, selain itu juga wangi harum semerbak selalu menemani perjalanana kami.

Harum Wewangian yang tercium diantaranya : Aroma jerami basah, Jerami Bakar, Pakan ternak Ayam, Kotoran Ayam, Kotoran Sapi, dan ambune keringat yang menempel di badan ini hahahahahahahahahaha

tapi diluar dari semua itu, saya sangat menikmati perjalanan ini.

Pukul 2.30pm, saya pun tiba di pertigaan sempidi(patung bima), para senior sudah lebih dulu disana. Saya pun menunggu Yanuar dan Pak Adi yang belum muncul juga, ternyata mereka sudah kelelahan. Yanuar sendiri sempat beberapa kali mengalami keram, tapi salut dia bisa menyelesaikan perjalanan ini dengan baik tanpa pantang menyerah …. luv Youuuuu …. Setelah 5 menit menunggu akhirnya mereka muncul juga. dan kami pun berpisah disana. Para Senior mengambil jalur awal kita berangkat, sedangkan Bli Andre, Pak Dewa, Pak Adi, Yanuar dan Saya melewati Ubung.

ENDING

Setelah berpamitan dengan yang lainnya, tinggal Yanuar dan Saya saja, menyusuri jalanan Sempidi - Ubung yang penuh dengan debu dan kebisingan :( udara panas sangat terasa. Sepanjang jalan kami mengobrol ria, berahahahihihi (ketawa) ria tatkala mengingat kejadian yang tadi kami alami selama perjalanan. Seru, konyol, senang, capek semua bercampur jadi satu. Sempat mampir juga ketempat teman yang kebetulan kami lewati. Meneguk dua gelas Air mineral yang disuguhkan, bercerita tentang sedikit perjalanan kecil kami dan kemudian berpamitan. Pelan tapi pasti kami berdua menyusuri jalanan untuk kembali pulang :) tetap menggenjot itu pedal sambil tersenyum mensyukuri atas apa yang kami dapat hari ini :)

Sampai di rumah, CAPEK :D kaki jarem semua, buru buru dech buat air panas buat rendem ni kaki. Habis rendam kaki rasanya legaaaaaa .. uenakeeeee pollllllllll … kaki kembali terasa nyaman.

Thanks To :

  • Terima Kasih Tuhan atas kebersamaan, kesenangan, dan kesulitan yang kami dapat hari ini :)
  • Yanuar, udah support buanyakkkkk buanget :)
  • Mister Andre atas Invitationnya, next boleh ikutan lagi kan ? Sabtu absen, Minggu OK hehehehehe ;)
  • Mister Adi atas suguhan dan kebersamaannya :D
  • Teman teman B2W : Om Dodi & Mister Ketut yang selalu setia bolak balik rute mengecek kelengkapan anggota; Mister Alex yang nemenin Yanuar sewaktu mengalami keram, Mister Ricky selalu kasi support; Mister Dewa yang mengecek status lapangan; Mister Arif yang ngocol habiesssssss; Mister Jateng (adohhh saya lupa namanya noq) yang santai santai wae genjot sepeda :D

(hihihihihi kek dapet apa aja tengkiyuhnya satu satu)

Kopdar Bali Blogger [at] D’PALENSA CAFE

Akhirnya, kopdar BBC terjadi juga, setelah mundur dari jadwal semula bulan maret yang lalu. Lumayan juga yang datang, kira kira 25 orang lebih (mungkin). Kopdar bertempat di D’Palensa Cafe, Jalan Tukad Unda 5 Renon, Denpasar. Tempatnya lumayan luas, bersih, dan free Wi-fi. Akses internetnya juga lumayan cepat.

Kopdar kali ini diisi dengan diskusi mengenai UU ITE yang lagi santer santernya dibahas. Diskusi mengundang 3 narasumber yakni Bapak I Ketut Jack Mudastra (Kabid Sistem Informasi Manajeman Badan Informasi dan Telematika Daerah (BITD) Bali), Wayan “Gendo” Suardana (Ketua Persatuan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Bali, dan I Putu Hendra Brawijaya alias Saylow-ngor (Professional Web Desaigner, anggota BBC).

Pada saat Mr. Jack berbicara, saya tidak begitu mendengarkan (maap ya pak) karena saya lagi asyik berhahahihiria (baca : chatting) sama Win Morron yang benar benar keliatan romon di webcam hahahahahahahaha udah gitu dia bergaya seenaknya jumpalitan dan cengengesan :D *sumpah Win dirimu itu romon sekali dengan mengupil di depan kompi hahahahahahahahaha - kaburrrrrrrrrr* :))

Beberapa saat kemudian, barulah saya mulai ikut menyimak apa yang sedang didiskusikan. Bli Gendo memaparkan kelemahan dari UU ITE yang seharusnya wajib diberikan perlawanan.

Sejumlah pasal karet yang mengancam kebebasan informasi dan berkespresi itu misalnya di Pasal 27 ayat (1), Pasal 27 ayat (3), Pasal 28 ayat (2), dan Pasal 31 ayat (3). “Semua pasal ini cenderung melanggar hak asasi manusia,” kata Bli Gendo. Pasal pasal yang disebutkan dianggap mengekang kebebasan berekspresi dan kebebasan informasi.

Diskusi berjalan sangat asyik, apalagi ditemani dengan secangkir Kopi or Tea plus snack pisang goreng dan roti isi yang uenak rasanya *sruput dikittt ahhhhh* :D dan tidak terasa Diskusi sudah berjalan selama 2 jam lamanya. Diskusi pun ditutup dengan pemberian souvenir “Baju Kaos BBC” kepada para narasumber kecuali si longor karena dia sudah membelinya diwaktu yang lalu hahahahahahahahaha [peace kak selo]

Kopdar ditutup dengan MAKAN MAKAN …. dengan menu seadanya Nasi Goreng Seafood and/or Ayam Bakar Bumbu Rempah plus soft drink or mineral water :D

Eh iya, ada berita terbaru di Kopdar kali ini, ada yang JADIAN [PACARAN] lagi ….. silahkan cari tau sendiri siapa pelakunya .. dan satu lagi aku menuntut makan makan atas berita yang menggembirakan ini ….. hahahahahahaha [shincan-pahlawan bertopeng mode ON]

Penggembiranya :

Yanartana, Pak Dokter IMCW, John Black alias Don Juan, Eka Vetman, Mas Hendra, Dewi Rahma, Ikke, Saylow, Bli Gung Wah & Mbok Aggie (Istri), Mbok Lode, Pan Bani, Si kecil Bani, Bang Yos, Heru, Mbok Komang Erviani, Ridwan, Deddy, Irfant Kriwil, Ancak, ME , Yanuar , Bli Dek Didi dan 3 orang lagi temen si saylow (lupa tanya nama :D), trus dari radar Bali sama siapa yah namanya (temennya mbok komang) lupa lagi maap :D

*kalo ada yang tidak disebutkan mohon dimaafkan* :)

Hapuskan Pasal Pengekang Kebebasan Informasi!!!

Pernyataan Sikap
Hapuskan Pasal Pengekang Kebebasan Informasi!

April lalu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Selain mengatur masalah transaksi elektronik, UU No 11 tahun 2008 ini juga mengatur ketentuan tentang informasi di dunia maya. Aturan-aturan itu rentan mengancam kebebasan berekspresi terutama pada Pasal 27 ayat (1), Pasal 27 ayat (3), Pasal 28 ayat (2), dan Pasal 31 ayat (3).

Pasal-pasal tersebut pada umumnya memuat aturan-aturan warisan pasal karet (haatzai artikelen), karena bersifat lentur, subjektif, dan sangat tergantung interpretasi pengguna UU ITE ini. Selain itu, materi pada pasal-pasal tersebut juga bertentangan dengan hak asasi manusia (HAM) terutama tentang kebebasan informasi dan kebebasan berekspresi maupun UUD 1945 tentang kebebasan berpendapat. Sebab setiap pengguna informasi, termasuk blogger di dalamnya, bisa diancam hukuman penjara kapan saja.

Melalui diskusi terbatas pada Minggu (11/05), maka kami pengguna informasi di dunia maya yang tergabung dalam Bali Blogger Community (BBC), menyatakan sikap sebagai berikut:
1. Menolak semua pasal-pasal dalam UU ITE yang bertentangan dengan HAM serta mengekang kebebasan informasi dan berekspresi.
2. Mendesak pemerintah agar segera menghapus pasal-pasal dalam UU ITE yang tidak sesuai dengan semangat kebebasan informasi dan berekspresi.
3. Mengajak semua anggota masyarakat untuk turut serta mendukung aksi-aksi menolak UU ITE dan peraturan lain yang mengekang kebebasan informasi dan berekspresi.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi baliblogger.org atau kontak Anton Muhajir, anggota BBC, di Telepon 0817348794 atau email antonemus [at] yahoo.com

Bali Blogger Community (BBC) adalah komunitas pengguna blog di Bali. Anggota komunitas ini beragam dari praktisi teknologi informasi, mahasiswa, ibu rumah tangga, wartawan, dokter, dosen, pekerja pariwisata, kartunis, desainer, dan seterusnya.

[Kopdar] Ikutan yukk :)

No : 04/diskusi/2008
Lamp : -
Perihal : Undangan Diskusi Asik Utak-Atik Kritik UU ITE

Kepada
Yth. Kawan-kawan
Dengan hormat,

Bali Blogger Community (BBC) adalah komunitas penghobi atau pengguna blog/web di Bali, dan akan mengadakan diskusi. Diskusi santai ini akan membahas soal Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang baru-baru ini disahkan oleh pemerintah.

UU ITE ini secara tekstual mempunyai banyak kegamangan, baik bahasa maupun substansinya. Nah, pada diskusi kali ini akan berfokus pada bagaimana prospek kebebasan berekspresi dan mendapatkan informasi pasca kelahiran UU ITE ini. Untuk itu kami mohon kehadiran Bapak/Ibu narasumber pada diskusi yang akan dilaksanakan pada:

Hari/tanggal : Minggu, 11 Mei 2008
Tempat : D’Palensa Cafe, Jl. Tukad Unda 5 Renon-Denpasar
Jam : 14.00 – 16.00 Wita
Narasumber :

1. I Ketut Jack Mudastra (Kabid Sistem Informasi Manajeman Badan Informasi dan Telematika Daerah (BITD) Bali)
2. I Putu Hendra Brawijaya (Professional Web Desaigner, anggota BBC)
3. Wayan “Gendo” Suardana (Ketua Persatuan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Bali

Demikian kami sampaikan, terima kasih atas perhatiannya. Mohon konfirmasi kehadiran dengan SMS ke Luh De Suriyani (081 23986124) atau 7989495.

Salam,

Panitia Diskusi

Luh De Suriyani

Ayo bersama meramaikan suasana !!!! hehehehehe :D

[TOMPI] : Sedari Dulu

Hatiku berharap mungkin engkau kan berubah
Bisa mencintai aku seperti hatiku padamu
Hujan badai kan kutempuh bintang dilangit kan kuraih
Bila harus ku kan merayu untuk cintamu bagiku

Cintamu tlah menjadi candu cintamu tlah membuatku membisu
Cintamu ohh seindah lagu membuatku tak bisa berpaling darimu

Kau adalah belahan jiwa kutahu itu sayang sedari dulu
Kau cinta yang hembuskan aku surga dunia disepanjang nafasku

Kau adalah belahan jiwa aku cinta kamu sedari dulu
Dan aku takkan berpaling darimu sayangku hanya kamu

Cintaku telah terlabuh berhenti selamanya dihatimu
Takkan kukayuh menjauh biar kurapatkan cintaku padamu

Cintamu tlah menjadi candu cintamu tlah membuatku membisu
Cintamu ohh seindah lagu hanya dirimu satu ohh cintaku

Kau adalah belahan jiwa kutahu itu sayang sedari dulu
Kau cinta yang hembuskan aku surga dunia disepanjang nafasku

Kau adalah belahan jiwa aku cinta kamu sedari dulu
Dan aku takkan berpaling darimu

Kau adalah belahan jiwa

kau adalah belahan jiwa

kau adalah belahan jiwa

kau adalah belahan jiwa

Kau adalah belahan jiwa kutahu itu sayang sedari dulu
Dan aku takkan berpaling darimu

Kau adalah belahan jiwa kutahu itu sayang sedari dulu
Kau cinta yang hembuskan surga dunia disepanjang nafasku

Kau adalah belahan jiwa
Aku cinta kamu sedari dulu
Dan aku takkan berpaling darimu
Hanya kamu

« Previous entries