Bersepeda adalah hal yang paling santai dan mengasyikan. Apalagi kalo dilakukan bersama sama alias rame rame. Bersepeda membantu mengurangi polusi udara, mengurai penggunaan BBM dan juga membantu kita untuk menjaga badan tetap segar dan sehat
Hari Rabu dapet ajakan dari Bli Andre via comment di Blog buat ikutan menjajal jalur Denpasar - Luwus, sabtu 17 mei 2008, bersama anak anak B2W.
Rute yang akan dilalui sebagai berikut (dari blognya Pak Adi)
Pertigaan Gatsu Barat –> (lurus keutara sampai Pertigaan mentok belok kanan) –> Pasar Sempidi (kita melalui jalan Raya sedikit) –> (Lurus keutara sampai Perempatan Lukluk) –> Dari perempatan Lukluk ini kita akan melalui jalur pedesaan tapi masih tetap on road –> (Lurus keutara) –> Desa Penarungan –> Desa Baha –> Tembus di daerah Banjar Sayan (Didaerah Perusahaan Coca Cola) (Jalan Raya Denpasar-Singaraja) –> Lurus keutara sekitar 15 Km –> Sampai di daerah tujuan (Br Belah, Desa Luwus, Baturiti, Tabanan)
Sewaktu membaca rute ini, saya sudah bisa membayangkan jalan yang akan dilalui, karena rute ini adalah rute yang biasa saya lewati kalo pulang kampung, jadi rada rada siap dikit dengan medan yang akan dihadapi
H-1
Dari pagi udah sibuk ngobrolin rencana buat esok hari. Sepeda tambahan, baju dan perlengkapannya. Di rumah cuma ada satu sepeda, kalo berdua ikut otomatis perlu satu sepeda lagi. Nah yang jadi masalah adalah siapa yang sepedanya bisa dipinjam untuk acara ini. Udah bingung plus hopeless karena nggak nemu nemu juga siapa gerangan yang jadi penyelamat kali ini. Ditambah dengan kerjaan dikantor yang kejar tayang membuat ni otak berpikir semakin lambat dan semakin out of control
(hiperbola dikit yah)
Finally, agak sorean dikit, setelah beberapa kerjaan sudah terselesaikan, kutemukan juga dua kandidat yang bisa jadi juru selamat. Mas Egy & Mas Alex (temen kantorku). Tapi ternyata, sepeda Mas Egy tidak bisa dipakai karena rodanya kempes, berhubung kita nanyanya hari sudah malam jadi batal pinjam di Mas Egy, secara gitu loh nggak ada bengkel yang buka, hiks saya sudah pasrah … tinggal satu harapanku Mas Alex. Dari rumah Mas Egy, Kami langsung tancap gas menuju Kuta, kerumah Mas Alex. Akhirnya kita dapetin juga itu sepeda … matur sembah nuwun Mas atas bantuannya hehehehehe … dan kita pun pulang dengan senang. Eits …. tunggu dulu, perjuangan belum selesai. Acara membawa ni sepeda menuju rumah penuh dengan perjuangan juga. Beberapa kali hampir terpelanting gara gara tuh sepeda mefet mefet ke sepeda motor yang kita kendarai. Syukurnya tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan, dan kitapun bersama sepeda selamat sampai dirumah hehehehe Thanks GOD
THE DAY
Waktu menunjukan pukul 3.30 pagi, mataku sudah terbuka lebar, minum segelas air putih dan kemudian menyiapkan barang barang yang dibawa. Baju ganti, handuk kecil, air mineral, teh campur garam dan cemilan, di pack dalam satu tas
Dilanjutkan dengan mandi, airnya dingin tapi sangat menyegarkan, dan membuat mata ini siap untuk diajak bersepeda dipagi hari. Setelah semua ready, 4.45 am berangkatlah kami menuju Hero supermarket di daerah Teuku Umar- Simpang enam untuk bertemu dengan Bli Andre. Ternyata dari rumah menuju Hero melalui Puputan renon - teuku umar memerlukan waktu 15 menit hhhmmmm lumayan juga yah buat pemanasan
Selang 15 menit kemudian, Bli Andre sudah ikutan nangkring di Simpang enam. Kali ini kita menunggu Pak Adi. Setalah kumpul, kami berempat melanjutkan perjalanan dari Simpang enam menuju Gatsu Barat untuk bertemu teman teman yang lainnya. Melalui jalan nusa kambangan - imam bonjol - Thamrin - Wahidin - Setia Budi - Cokroaminoto - Ubung - akhirnya kita sampai juga di Tiara Gatsu. Tunggu punya tunggu acara pun dimulai tepat pukul 6.30am. Kami, 11bocah petualang siap menjajal jalur yang sudah ditentukan, SERBUUUUUUUUUU!!!!!!!!
Start awal tidak terasa capek, kaki masih asoy geboy genjot itu pedal. Jalanan masih terasa lurus dan adem adem saja. Memasuki Desa Penarungan, haus dan capek mulai menemani. Jalanan keliatan lurus kalo naik sepeda motor , tapi dengan sepeda gayung sangat amat jelas terlihat dan terasa kalo jalan ini sedikit menanjak. Meskipun capek, tetep saja saya bersemangat, karena para senior (yang sudah terbiasa) jauh di depan saya, dan saya berusaha untuk mengejarnya. Capekpun mulai hilang, ditambah dengan pemandangan sawah yang terbentang disepanjang jalan membuat saya menikmatia perjalanan ini. setelah tikungan rehat bentar kemudian perjalanan kita lanjutkan lagi.
Memasuki Desa Baha, mulai saya diselimuti rasa dredeg. Karena tau jalan ini turunan dan tanjakannya cukup tajam. Dengan semangat saya genjot itu pedal agar bisa melewati tiap tanjakan, tapi akhirnya saya tumbang juga. Di tanjakan kedua setelah jembatan saya menyerah, padahal tinggal sedikit lagi tapi apa daya kaki tak sampai
sepeda pun kutuntun sampai jalan datar
Next perjalananpun dilanjutkan, sampai pertigaan jalan besar Mengwi - Singaraja, saya berhenti sebentar. Mengisi “bensin” (baca: air mineral) :D, dan genjot pedal kembali dilanjutkan. Sekilo demi sekilo jalanan kami tempuh. Beberapa Kali istirahat sambil bernarsis ria hahahahaha
dan akhirnya kami pun tiba di Lokasi yang menjadi peristirahatan … yaitu … rumah Pak Adi sekitar pukul 10 kurang 15 menit, dan ternyata beliau yang punya hajat untuk kali ini
Lagi capek capeknya, disuguhi Es Degan fresh from the tree hehehehehe aseli uenak buangettttttt tanpa sari manis dan penyedap lainnya 1000% TOP MARKOTOP
… trus MAKAN MAKAN dengan menu yang super duper sehat Telur Rebus pake sambal, Urap, Sayur kuah pake daging ayam, Ayam suir suir, Mentimun dan sambal hmmm lekker .. dan dessertnya Semangka plus krupuk yang ketinggalan
after rehat rehat bentar, ketika waktu menunjukkan pukul 12.30 kita pun bersiap menuju Denpasar. Kali ini tidak melewati jalur on road seperti awal kita berangkat. KIta melewati jalur off-road, yang denger denger jalur ini juga sering digunakan oleh SOBEK Adventure untuk Cycling Tournya.
Yang bikin asyik melewati jalur off-road ini adalah pemandangan dan udaranya. Sejauh mata memandang hanya ada pematang sawah, dan gubuk mungil disekitarnya. Anak anak kecil berteriak teriak karena mereka mengira kita adalah tourist yang sedang touring hihihihihi … trus banyak BONUSnya juga alias banyak turunannya dan DISKONnya alias jalan lurus lurus saja, selain itu juga wangi harum semerbak selalu menemani perjalanana kami.
Harum Wewangian yang tercium diantaranya : Aroma jerami basah, Jerami Bakar, Pakan ternak Ayam, Kotoran Ayam, Kotoran Sapi, dan ambune keringat yang menempel di badan ini hahahahahahahahahaha
tapi diluar dari semua itu, saya sangat menikmati perjalanan ini.
Pukul 2.30pm, saya pun tiba di pertigaan sempidi(patung bima), para senior sudah lebih dulu disana. Saya pun menunggu Yanuar dan Pak Adi yang belum muncul juga, ternyata mereka sudah kelelahan. Yanuar sendiri sempat beberapa kali mengalami keram, tapi salut dia bisa menyelesaikan perjalanan ini dengan baik tanpa pantang menyerah …. luv Youuuuu …. Setelah 5 menit menunggu akhirnya mereka muncul juga. dan kami pun berpisah disana. Para Senior mengambil jalur awal kita berangkat, sedangkan Bli Andre, Pak Dewa, Pak Adi, Yanuar dan Saya melewati Ubung.
ENDING
Setelah berpamitan dengan yang lainnya, tinggal Yanuar dan Saya saja, menyusuri jalanan Sempidi - Ubung yang penuh dengan debu dan kebisingan
udara panas sangat terasa. Sepanjang jalan kami mengobrol ria, berahahahihihi (ketawa) ria tatkala mengingat kejadian yang tadi kami alami selama perjalanan. Seru, konyol, senang, capek semua bercampur jadi satu. Sempat mampir juga ketempat teman yang kebetulan kami lewati. Meneguk dua gelas Air mineral yang disuguhkan, bercerita tentang sedikit perjalanan kecil kami dan kemudian berpamitan. Pelan tapi pasti kami berdua menyusuri jalanan untuk kembali pulang
tetap menggenjot itu pedal sambil tersenyum mensyukuri atas apa yang kami dapat hari ini
Sampai di rumah, CAPEK
kaki jarem semua, buru buru dech buat air panas buat rendem ni kaki. Habis rendam kaki rasanya legaaaaaa .. uenakeeeee pollllllllll … kaki kembali terasa nyaman.
Thanks To :
- Terima Kasih Tuhan atas kebersamaan, kesenangan, dan kesulitan yang kami dapat hari ini
- Yanuar, udah support buanyakkkkk buanget
- Mister Andre atas Invitationnya, next boleh ikutan lagi kan ? Sabtu absen, Minggu OK hehehehehe
- Mister Adi atas suguhan dan kebersamaannya
- Teman teman B2W : Om Dodi & Mister Ketut yang selalu setia bolak balik rute mengecek kelengkapan anggota; Mister Alex yang nemenin Yanuar sewaktu mengalami keram, Mister Ricky selalu kasi support; Mister Dewa yang mengecek status lapangan; Mister Arif yang ngocol habiesssssss; Mister Jateng (adohhh saya lupa namanya noq) yang santai santai wae genjot sepeda
(hihihihihi kek dapet apa aja tengkiyuhnya satu satu)